Lakukan 3 Hal Ini Untuk Merintis Bisnis Onlinemu

Hadirnya internet tentu berdampak ke pelbagai sektor kehidupan. Internet tidak hanya sebagai sarana mencari informasi secara cepat dan update. Setidaknya ada sekitar 10,4 juta masyarakat Indonesia menggunakan internet sebagai media bisnis, berdagang dan cari barang. Inilah yang lebih dikenal dengan bisnis online karena mengandalkan toko virtual sebagai tempat menjual barangnya. 

Internet tentu semakin membangkitkan gairah masyarakat untuk berkecimpung dalam bisnis online. Memang sangat disayangkan jika internet tidak dimanfaatkan dalam dunia bisnis. Yang dulu hanya melakukan marketing stategy conventional seperti melakukan bazar, kelilingi rumah atau berjualan di pinggir jalan sekarang sudah tidak lagi. Artinya, tidak perlu punya sebuah toko secara fisik jika secara online saja sudah cukup menjanjikan, bukan?

Baca juga : Cara Menukar Poin Telkomsel

Sayangnya, sampai disini pemahaman tentang bisnis online masih terlalu dangkal. Mereka yang tidak sabar lebih memilih cara instan seperti menumpang di marketplace (pasar online). Di Indonesia banyak dikenal pasar online seperti FJB Kaskus, Bukalapak, Tokopedia, dan OLX. Memang tidak perlu menunggu lama kalian bisa mulai menjajakan produk hanya dalam waktu tidak sampai 5 menit saja. Namun tahukah kalian status lapak online kalian disana? Itu seperti anda menumpang jualan di rumah orang lain yang sewaktu-waktu bisa tutup, kena demo hingga penggusuran. Sungguh riskan sekali apabila tetap dipertahankan.

Lantas, apa solusi terbaiknya? Yang pasti jangan hanya mengandalkan marketplace saja karena perlu diimbangi dengan membuat website bisnis online sendiri. Dengan demikian, kalian akan lebih leluasa dan punya kewenangan untuk menjual produk atau jasa. Bebas mau membuat sistem bisnis semau sendiri jika sudah punya lapak online sendiri.

Oleh karena itu, artikel ini memberikan tips bagaimana merintis bisnis online yang benar. Berikut tiga hal yang akan membantu kesuksesan dalam bisnis online:

1. Tentukan Produk

Sebenarnya ada banyak kriteria dalam menentukan produk yang cocok sebagai komoditas bisnis online. Menurut saya yang paling penting adalah keunikan, tren dan volume benda. Keunikan yang dimaksud adalah seberapa langka atau jarang produkmu itu dijual di toko-toko pada umumnya. Mengikuti tren karena akan semakin tren produk itu maka semakin banyak dicari. Tidak kalah penting adalah volume yang mencakup ukuran dan berat. Jangan sampai ukurannya terlalu besar dan memiliki berat diatas 1 kg per buah. Hal ini akan menyulitkan dalam proses pengiriman yang berdampak pada keengganan pembeli karena terlalu berat dalam hal ongkos kirim.

2. Manfaatkan Media Sosial
Sudah disinggung bahwa marketplace bukan tempat investasi berjualan jangka panjang yang baik maka perlu pendukung yakni media sosial. Facebook masih menjadi yang favorit di Indonesia, disusul Instagram dan YouTube. Ketiga media sosial tersebut merupakan potensi yang besar apabila mampu dikelola dengan baik. Kesalahan mendasar yang sering dilakukan pelaku bisnis online pemula adalah spamming. Hal itu sangat dibenci pengguna sosial media, tidak ada niat beli justru malah benci.

3. Buatlah Website Bisnis Onlinemu

"Ah, saya dari desa nggak bisa bikin website dan otak-atik koding..."


Saya tau kenapa sebagian orang lebih memilih hanya menumpang di marketplace, salah satu alasannya adalah tidak bisa membuat website bisnis sendiri. Padahal sebenarnya website bisnis sendiri punya keunggulan dibandingkan marketplace, seperti bisa menjadi branding dan investasi jangka panjang. Tidak hanya itu, melalui website sendiri lebih terfokus dan tertarget dibandingkan produk gado-gado seperti yang dijumpai di pasar online.

Melalui website bisnis sendiri, kalian akan punya kontrol penuh tanpa intervensi dari pihak manapun. Penulisan deskripsi, katalog dan harga pun bebas. Tidak seperti marketplace yang membatasi etalase yang ada didalamnya. Mau memberikan video product pun bisa dimasukkan ke website bisnis.

Yang tidak kalah penting adalah dengan membuat website sendiri, kalian dapat membuat nama domain sendiri. Tidak ada embel-embel nama marketplace yang bersangkutan seperti www.marketplace.com/tokonizam. Dengan website sendiri kalian bisa membuat nama domain yang lebih diingat dan dihafal seperti www.tokonizam.com. Semakin menarik, bukan? Seperti www.pagunpost.com.

Ada 82,2 juta atau sekitar 62% masyarakat Indonesia mengunjungi konten komersial di online shop. Begitu memikat sekali online shop berupa website dalam keberlangsungan bisnis. Memang tidak semua orang punya skill dalam pembuatan website. Namun bagi kalian yang punya kemauan membangun website bisnis online maka tidak ada salahnya mengikuti Kursus Web Master di DUMET School.


Mereka yang berasal dari latar belakang apapun ternyata bisa membuat website sendiri. Menariknya, kalian bisa memilih jam kursus bebas. Tidak ada target kapan les akan berakhir karena yang les berakhir jika kalian sudah bisa membuat website sendiri. Jika website bisnismu sudah berdiri, perlu juga tambah wawasan tentang SEO (Search Engine Optimization) untuk mendongkrak posisi di mata google.



Masih ragu dengan DUMET School? tenang saja. Bagi yang beralamat di sekitar Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, dan Depok bisa mencoba kelas gratis yang diberikan. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik. Rasakan apa yang membuat kalian betah untuk belajar. Tentunya dapat dibandingkan dengan tempat kursus serupa.

Bagaimana sudah tidak sabar merintis bisnis online yang begitu menggiurkan? Segera menjadi bagian dari DUMET School untuk memulai langkah berkecimpung dalam pembuat website sendiri. Salam sukses !

Tidak ada komentar

Terima kasih sudah berkomentar. Salam sukses selalu untukmu! Jangan bosan mampir di blog ini.

Diberdayakan oleh Blogger.