Melawan Coronavirus dari Diri Sendiri

sumber: harianhaluan.com
Wabah coronavirus ini memang misterius. Beberapa orang yang positif memiliki gejala khusus tetapi ada sebagian yang merasa sehat (tanpa gejala) ternyata positif juga. Kadang saat saya pilek atau agak kurang enak badan langsung dihubungkan dengan si covid-19 ini. Jatuhnya malah mendiagnosa diri sendiri yang justru nggak baik untuk badan.

Daripada mendiagnosa sendiri, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter langsung, salah satunya pada dokter di aplikasi Halodoc. Halodoc menyediakan layanan konsultasi dengan dokter tentang Coronavirus secara cepat, tepat dan mudah. Dokter di aplikasi Haladoc akan memberikan diagnosis awal untuk memastikan apakah gejala yang dirasakan berkaitan dengan coronavirus atau hanya sakit biasa. Konsultasi langsung dengan ahlinya dibutuhkan agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Jika memang diperlukan penanganan lebih lanjut maka dapat  segera merujuk ke rumah sakit untuk penyembuhan Corona. Dengan diagnosa yang cepat dan tepat, maka peluang untuk segera diobati dan peluang sembuh lebih tinggi. Oleh karena itu, jangan ragu untuk bertanya pada dokter di Halodoc daripada hanya mengandalkan asumsi pribadi.

Nah, di artikel ini saya akan coba memberikan beberapa cara saya melawan coronavirus dari diri sendiri.

1. Berkreasi di Rumah

Sudah mulai bosan di rumah aja?

Belakangan, saya jadi sering masak di kos. Hal tersebut saya lakukan agar tidak memikirkan coronavirus secara berlebihan. Selain, itu aktivitas memasak juga bagian dari menghilangkan kebosanan selama karantina pribadi. 

Berbekal resep-resep dari Youtube dan tanya teman, saya pernah bikin pie susu dan pancake yaa meskipun hasilnya cenderung gagal. Tidak masalah, yang penting ada aktivitas lain yang bisa dilakukan selain rebahan, kan? 

Proses Bikin Pie Susu

Selain itu, skil memasak saya terasa meningkat karena sering bikin makanan sendiri. Bikin telur goreng, nasi goreng, tempe goreng, hingga perkedel kentang. Mendadak jadi chef abal-abal haha. Seru, dan mengurangi rasa bosan ketika di rumah saja.

2. Beli Sesuatu Secara Online

Masih nyambung dengan sebelumnya, karena coronavirus banyak yang tiba-tiba berpindah ke online, termasuk urusan beli sayur dan bahan masakan. Mungkin terdengar lucu jika beli tempe dan kangkung harus lewat aplikasi marketplace. Namun, karena menghindari kontak fisik plus juga karena saya malas ke pasar maka beli sayur dan bahan masakan online jadi pilihan.

Saat itu saya sepertinya kena panic buying karena membeli sayur dan bahan masakan cukup banyak. Niatnya untuk stok di kulkas tetapi ternyata justru mubazir karena si tempe ternyata basi. Bawang merah juga ternyata cepat busuk jika cara penyimpanan tidak benar. Sehingga, penting untuk beli sesuatu sesuai kebutuhan dan menyimpannya di tempat yang tepat.


3. Berikan Dukungan kepada Orang Lain

Terkadang kita hanya memikirkan diri sendiri tetapi lupa jika diluar sana ada banyak orang yang pekerjaannya berhenti karena coronavirus. Lantas, ada yang kemudian menjual makanan secara online untuk mencari sumber rupiah. Cara yang bisa dilakukan untuk turut membantu adalah dengan membeli jualan mereka. Tidak hanya dapat produk tetapi dengan membeli adalah bentuk menguatkan ekonomi mereka yang terdampak. Apalagi jika barang atau makanan yang dijual berkualitas, why not? Minimal bantu promosikan jualan dengan share di media sosial.

Selain dengan membeli produk, cara lain adalah berdonasi. Donasi atau galang dana menjadi sangat marak karena coronavirus ini. Donasi ditunjukkan kepada tim medis, orang-orang yang tetap bekerja, hingga masyarakat yang berhenti bekerja karena corona. Coronavirus tidak hanya tentang diri sendiri tetapi juga orang lain yang sama-sama terdampak corona.
https://pixabay.com/users/congerdesign-509903/
Itu tadi beberapa cara melawan coronavirus dari diri sendiri. Dimulai dari diri sendiri untuk menjaga orang lain. Yuk batasi kontak fisik dengan orang lain, jaga kesehatan dan tidak panik. Semua orang punya peran untuk melawan corona. Tak lupa untuk bijak menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan berita hoaks. Semoga coronavirus cepat berakhir yaa. Aamiin

Tidak ada komentar

Jika berkenan, sila beri komentar. Jangan bosan mampir di blog ini. Salam sukses selalu untukmu!

Diberdayakan oleh Blogger.