Setelah Heboh Kata "Pribumi", Atlet Bulutangkis Indonesia Banyak Mengalahkan Tiongkok: Kebetulankah?


Selama pekan ini (16 - 22 Oktober 2017) setidaknya ada dua turnamen bergengsi yang diikuti para pebulutangkis terbaik Indonesia. Pada tingkat senior, ada Denmark Open Super Series Primier 2017 sedangkan untuk tingkat junior ada BWF World Junior Championship 2017 yang Indonesia menjadi tuan rumah tepatnya di Yogyakarta.

Kali ini saya tidak akan membahas tentang kata "Pribumi". Namun yang jelas pada dua turnamen tersebut Indonesia sukses mengalahkan banyak sekali pemain hebat dan unggulan dari Tiongkok. Mengapa dengan Tiongkok? Sudah barang tentu, Tiongkok masih begitu mendominasi dalam bulutangkis dunia, sehingga bagi saya ketika ada atlet Indonesia yang bisa mengalahkan atlet tiongkok maka itu sebuah kebanggaan sehingga bukan berarti saya benci Tiongkok. Memang diakui Bulutangkis Tiongkok selama ini masih sering menjadi Juara diberbagai turnamen kelas dunia.




Nah, siapa-siapa saja para pahlawan bulutangkis yang berhasil mengalahkan atlet dari Tiongkok selama sepekan ini? Berikut adalah daftarnya:

Dalam Turnamen BWF World Junior Championships 2017

Gregoria Mariska TUNJUNG [3] Indonesia -
China Zhiyi WANG
21-18 19-21 21-12

Rinov RIVALDY [11] Indonesia
Pitha Haningtyas MENTARI Indonesia -
China Shiwen LIU
China LI Wenmei
18-21 21-16 21-13

Rehan Naufal KUSHARJANTO [3] Indonesia
Siti Fadia Silva RAMADHANTI Indonesia -
China FAN Qiuyue
China LIU Xuanxuan
21-15 21-14

Gregoria Mariska TUNJUNG [3] Indonesia -
China CAI Yanyan [6]


Jauza Fadhila SUGIARTO [4] Indonesia
Ribka SUGIARTO Indonesia -
China Yuting XIA [10]
China ZHANG Shuxian


Gregoria Mariska TUNJUNG [3] Indonesia -
China HAN Yue [5]
21-13 13-21 24-22

Dan pada akhirnya, Indonesia sukses Juara Umum World Junior Championship 2017 (Setelah 2 Emas dari Gregoria dan Rinov/Phita, 2 Perak dari Rehan/Siti dan Jauza/Ribka, 1 Perunggu dari Rinov/Yeremia. Sehingga sukses menjadi tuan rumah dan berprestasi. Meskipun demikian, juga ada wakil Indonesia yang dikalahkan Tiongkok.

Dalam Turnamen DANISA Denmark Open 2017

Ricky KARANDASUWARDI [8] Indonesia
Angga PRATAMA Indonesia -
China HE Jiting
China TAN Qiang
21-14 21-18

Della Destiara HARIS Indonesia
Rizki Amelia PRADIPTA Indonesia -
China CHEN Qingchen [2]
China JIA Yifan
21-23 21-18 21-10
#Kejutan Della/Rizki berhasil mengalahkan Juara Dunia dari China :o

Tontowi AHMAD [3] Indonesia
Liliyana NATSIR Indonesia -
China ZHANG Nan [5]
China LI Yinhui
21-10 21-16


Marcus Fernaldi GIDEON [2] Indonesia
Kevin Sanjaya SUKAMULJO Indonesia -
China HUANG Kaixiang
China WANG Yilyu

21-16 21-13

Meskipun banyak menumbangkan para unggulan, nyatanya diturnamen ini Indonesia gagal meraih gelar Super Series. Pasalnya, Kevin/Gideo pada partai puncak gagal mengatasi perlawanan pasangan kuat Tiongkok lainnya Zhang Nan/Liu Cheng. Namun, beberapa pemain andalan tiongkok yang berhasil dikalahkan Indonesia adalah pertanda cukup bagus.

Sekian tulisan ini, sekali lagi saya tidak bermaksud menyudutkan pihak manapun. Yang jelas mari sama-sama kita dukung bulutangkis dan olahraga Indonesia lainnya supaya semakin berprestasi dikancah Internasional dan mengharumkan nama Indonesia. Apapun suku, agama, rasa dan golongannya mereka sama-masa berjuang untuk Indonesia.

Bhinneka Tunggal Ika itu memang menyatukan kita semua.

Merdekaa!!!

Baca juga: Cerpen Olahraga Bulutangkis

2 komentar:

  1. iya ya, bhineka tunggal ika itu hrs menyatukan tanpa mengklaim pribumu atau non pribumi , semua hrs bersama2 memajukan indonesia dlm segala bidang

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju mba, diolahraga Bulutangkis pun tidak mempersalahkan itu. Misalnya tontowi ahmad/liliyana natsir yang sebagai bukti nyata bhinneka dalam bulutangkis. saat menang yang satu sujud syukur dan yang satu bikin salip. semua indah jika memang menghargai sesama...

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.