Carilah Teman Baik dan Jadilah Teman Yang Baik

Teman Baik - Saya selalu bersyukur dikelilingi oleh orang-orang yang baik. Mereka yang selalu membantu tanpa pamrih. Mereka yang mengingatkan dan mengajak kebaikan. Dan mereka yang menebar motivasi untuk lebih baik lagi.

Hanya pemanis saja

Saat menjadi mahasiswa adalah penting untuk memilih teman yang baik. Banyak mahasiswa yang dari latar belakang yang berbeda. Berbeda asal daerah, berbeda suku, berbeda agama dan berbeda bahasa. Prinsipnya selama mereka berbuat baik pada kita, maka kita pun juga berlaku baik pula.


Kadang memang ada timbul sifat individualis dalam diri. Maunya enak sendiri dan nggak perlu bantuan orang lain. Padahal sebagai makhluk sosial, hal itu sangat mustahil. Ya mungkin sekarang bisa sendiri, tapi nggak tau suatu saat nanti. Misalnya, saat sakit terus nggak ada yang beliin obat. Ujung-ujungnya tetap butuh orang lain.

Baca juga: Kehilangan Dompet

Itulah mengapa sedini mungkin kita harus berbuat pada orang lain meskipun tanpa imbalan seperserpun. Orang yang berbuat baik pasti akan mendapat balasan kebaikan pula sebagaimana peribahasa “Siapa yang menanam, Dia yang akan menuai.” Mungkin balasannya bukan dari orang yang ditolong, namun dari orang lain yang telah Tuhan hadirkan dalam hidup kita.

Jadi, teruslah berbuat baik khususnya pada teman apalagi jika kamu seorang yang merantau: jauh dari orang tua. Apa yang bisa kamu lakukan demi membuat temanmu nyaman dan tanpa beban, maka lakukanlah. Saya sendiri juga masih berproses menuju teman yang baik. Teman yang ada disaat suka maupun duka.

Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36).

1 komentar:

  1. Siapa yang menanam, dia yang akan menuai. Menanam kebaikan akan menuai kebaikan. Noted banget nih tulisannya mencerahkan banget.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.