Politeknik Caltex Riau, Kuliah di Kampus Swasta Jaman Now!

Politeknik Caltex Riau Sebagai Politeknik Swasta Terbaik

Setiap anak bangsa pasti punya impian untuk bisa mengenyam bangku kuliah, bukan? Menyandang status sebagai 'mahasiswa' adalah sebuah kebanggaan disamping beban yang berat menjadi agent of change. Yang diharapkan adalah kiprahnya untuk mengatasi permasalahan sosial yang ada bukan hanya menyalahkan sana-sini alias nyinyir.

Itulah sebabnya pendidikan harus tuntas. Mulai dari TK sampai perguruan tinggi diupayakan terselesaikan. Setidaknya pendidikan yang dicapai lebih tinggi dari orang tua. Jadi, yang sudah lulus SMA maka lanjutkan pendidikanmu dibangku perkuliahan, sepakat?

Nah, saat hendak daftar kuliah, biasanya banyak sekali kegalauan yang muncul. Adalah sulit untuk memilih kuliah dimana, jurusan apa, kampusnya negeri atau swasta dan lain sebagainya. Kok tau? Ya iyalah, saya juga mengalami hal yang seperti kalian. Ditolak sana sini sudah biasa.

Bagi mereka yang akhirnya kuliah di kampus swasta seringkali minder dan tidak percaya diri. Emang apa masalahnya kalau kuliah di swasta? bakal kiamat gitu? Enggak, kan!
Nah, disini saya mengajak para pembaca untuk open minded. Bahwa kuliah di kampus swasta tidak seburuk dan sehina yang dibayangkan. Toh, pada dasarnya semua mempunyai kesempatan yang sama dan itu bergantung bagaimana kemauan kita untuk berkembang di kampusnya, bener nggak?

Wakil Presiden Jusuf Kalla saja pernah menyatakan untuk tidak membeda-bedakan kampus negeri dan swasta. “Tidak boleh membeda-bedakan. Artinya perguruan tinggi swasta mempunyai kesempatan yang sama tetapi punya kemampuan apabila bisa mengelola dengan baik infrastrukturnya,” ujarnya seperti dikutip Kompas.com.

Ada banyak pengalaman menarik yang hanya kalian dapatkan di kampus swasta. Pengalaman dan kesan ini akan sulit didapatkan di kampus negeri. Apa saja itu? Check it out, guys!


Jam kuliah yang lebih fleksibel memberikan keuntungan bagi mahasiswa di kampus swasta. Kita dapat menambah pengalaman dan berkembang dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, unit kegiatan kemahasiswaan atau pun ikut kursus tambahan. Bahkan, kita juga dapat kuliah sambil bekerja, misalnya menjadi guru les, freelancer, blogger dan sebagainya. Kuliah lancar, rejeki lancar. Enjoyable banget! 

FOTO: Mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR) meraih medali perunggu dalam 
ajang Gemastik Tahun 2016 pada kategori Animasi yang berlangsung 
pada tanggal 27-29 Oktober 2016  di Universitas Indonesia, Depok.


Jadwal kuliah yang tidak terlalu ketat membuat semakin banyak waktu untuk membuat penelitian. Disini bisa mengikuti banyak ajang kompetisi atau perlombaan pada bidang yang disuka. Bersaing dengan mahasiswa-mahasiswa untuk membuktikan bahwa kampus swasta juga bisa berprestasi. Bisa menambah pengalaman dan jika menang juga pasti dapat hadiah, kan? Kalau juara juga makin disayang dosen loh. Worth it!



Sadar atau tidak, bangunan dan fasilitas yang disuguhkan kampus swasta sebenarnya tidak kalah dengan kampus negeri? Bahkan menurut saya, justru kampus swasta lebih modern dan komplit. Apalagi jika kampus tersebut fokus pada jenisnya, seperti Politeknik yang tentu terdapat fasilitas yang digunakan saat praktek. 



Contohnya pada Politeknik Caltex Riau ini yang memilki lebih kurang 32 Laboratorium (masuk di dalamnya Studio Gambar dan Studio Animasi) untuk dapat membantu proses belajar mengajar secara praktek. Kapasitas setiap Laboratoriumnya sebanyak 30 – 36 tempat duduk yang pengelolaannya dibawah Jurusan yang ada di PCR yaitu Jurusan Komputer, Jurusan Elektro dan Jurusan Akuntansi dan Bisnis. Fasilitas yang dimiliki setiap laboratorium adalah AC, Proyektor  dan screen serta Peralatan-peralatan pendukung kegiatan di laboratorium. Sehingga, kualitas pembelajaran yang diberikan dapat berjalan dengan maksimal.


Kata siapa kuliah di kampus swasta itu mahal? Buktinya di Politeknik Caltex Riau misalnya, ada banyak peluang beasiswa yang bisa didapat. Mulai dari Beasiswa Yayasan Politeknik Chevron Riau (YPCR), Beasiswa Bidikmisi, Beasiswa Pemerintah Daerah Provinsi Riau, Beasiswa PPA& BPP-PPA, dan Beasiswa Ikatan Keluarga Alumni PCR (IKA PCR). Tinggal dipilih program beasiswa mana yang memenuhi kualifikasi kalian. Biaya kuliah jangan dijadikan beban, yakinlah selalu ada jalan. Semangat!


Proses perkuliahan yang berkualitas ditunjang dengan fasilitas yang komplit tentu akan menciptakan para lulusan yang berkompeten di bidangnya. Artinya, mereka telah siap untuk bersaing dalam kerasnya dunia kerja yang semakin kompetitif.



Menjadi bukti bahwa semua memiliki peluang yang sama dalam hal mendapatkan pekerjaan. Tidak ada yang mustahil bagi kita, mahasiswa di kampus swasta, untuk menembus dunia kerja. Dengan demikian, tidaklah salah atau dosa bagi kalian untuk menjadikan kampus swasta sebagai pilihan masa depan.

Namun, tentu harus selektif memilih kampus yang sudah terbukti kualitas dan lulusannya. Bagi yang memilih Politeknik Terbaik, maka PCR (Politeknik Caltex Riau) adalah jawabannya. Kampus Swasta ini menjadi yang terbaik jawan now.


Akhir kata, semoga pembaca bisa mendapatkan gambaran utuh tentang Politeknik Swasta Terbaik di Indonesia ini sebagai pilihan dalam menempuh jenjang perkuliahan. Tidak perlu berpatokan pada swasta atau negeri lagi. Esensi dari perkuliahan adalah melawan kebodohan, kan? Jika memilih politeknik swasta terbaik maka jawabannya adalah Politeknik Caltex Riau! #KuliahdiKampusSwasta 

So, apa pendapatmu tentang kampus swasta? Tulis dikolom komentar ya.



*Tulisan ini sedang diikutsertakan dalam Lomba Blog PCR 2017

6 komentar:

  1. kampus swasta ternyata gak kalah saing juga ya mas,
    dulu pernah daftar di kampus swasta juga nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Yoga, wah gimana pengalaman kuliah di kampus swasta?

      Hapus
  2. Semoga PCR selalu menghasilkan lulusan berkualitas dan siap menjadi generasi pemberi kerja, amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, cocok nih mas kuliah di swasta sambil kerja atau ngeblog hehe.. Fleksibel

      Hapus
  3. PCR emang salah satu kampus terbaik di Pekanbaru nih, kualitasnya boleh diadu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, lulusannya banyak tersebar di Indonesia

      Hapus

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar yang relevan dengan isi artikel
Terima kasih !