AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG KEPEMIMPINAN, SYARAT-SYARAT, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PEMIMPIN

AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG KEPEMIMPINAN, SYARAT-SYARAT, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB PEMIMPIN


STANDAR KOMPETENSI
MEMAHAMI AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG KEPEMIMPINAN, SYARAT-SYARAT, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB PEMIMPIN

KOMPETENSI DASAR
A.      Menjelaskan Tentang Kepemimpinan (QS.an-Nisaa’:59, QS.al-Baqarah: 247)
B.      Mengidentifikasi syarat-syarat Pemimpin (QS.al-Maaidah: 57, QS. At-Taubah:71)
C.      Menjelaskan Tugas dan Tanggungjawab Pemimpin (QS. An-Nisaa’: 58)

MATERI PEMBELAJARAN
A.   Menjelaskan Tentang Kepemimpinan (QS.an-Nisaa’:59, QS.al-Baqarah: 247)
B. Mengidentifikasi syarat-syarat Pemimpin (QS.al-Maaidah: 57, QS. At-Taubah:71)
                C.    Menjelaskan Tugas dan Tanggungjawab Pemimpin (QS. An-Nisaa’: 58)



BAB XV
 AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG PENDAYAGUNAAN AKAN PIKIRAN


A.        Menjelaskan Tentang Kepemimpinan (QS.an-Nisaa’:59, QS.al-Baqarah: 247)
1.Menjelaskan QS.an-Nisaa’:59:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا (٥٩)

59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Ayat 59 ini memerintahkan agar kaum muslimin taat dan patuh kepada-Nya, kepada rasul-Nya dan kepada orang yang memegang kekuasaan di antara mereka agar tercipta kemaslahatan umum. Untuk kesempurnaan pelaksanaan amanat dan hukum sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, hendaklah kaum muslimin ;
1.       Taat dan patuh kepada perintah Allah SWT dengan mengamalkan isi kitab suci al-Qur’an, melaksanakan hukum-hukum yang telah ditetapkan-Nya, sekalipun dirasa berat, tidak sesuai dengan keinginan dan kehendak pribadi. Sebenarnya segala yang diperintahkan Allah SWT itu mengandung maslahat dan apa yang dilarang-Nya mengandung mudarat.
2.       Melaksanakan ajaran-ajaran yang dibawa Rasulullah SAW pembawa amanat dari Allah SWT untuk dilaksanakan oleh segenap hamba-Nya. Dia ditugaskan untuk menjelaskan kepada manusia isi al-Qur’an.
3.       Patuh kepada ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan ulil amri adalah orang-orang yang memegang kekuasaan di antara mereka. Apabila mereka telah sepakat dalam suatu hal, maka kaum muslimin berkewajiban melaksanakannya dengan syarat bahwa keputusan mereka tidak bertentangan dengan kitab al-Qur’an dan hadits. Kalau tidak demikian halnya, maka kita tidak wajib melaksanakannya, bahkan wajib menentangnya, karena tidak dibenarkan seseorang itu taat dan patuh kepada sesuatu yang merupakan dosa dan maksiat pada Allah SWT.
4.       Kalau ada sesuatu yang diperselisihkan dan tidak tercapai kata sepakat, maka wajib dikembalikan kepada al-Qur’an dan hadits. Kalau tidak terdapat di dalamnya haruslah disesuaikan dengan (kiaskan kepada) hal-hal yang ada persamaan dan persesuaiannya di dalam al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW

2.QS.al-Baqarah: 247:
وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ اللَّهَ قَدْ بَعَثَ لَكُمْ طَالُوتَ مَلِكًا قَالُوا أَنَّى يَكُونُ لَهُ الْمُلْكُ عَلَيْنَا وَنَحْنُ أَحَقُّ بِالْمُلْكِ مِنْهُ وَلَمْ يُؤْتَ سَعَةً مِنَ الْمَالِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاهُ عَلَيْكُمْ وَزَادَهُ بَسْطَةً فِي الْعِلْمِ وَالْجِسْمِ وَاللَّهُ يُؤْتِي مُلْكَهُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (٢٤٧)
247. Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu." mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah Kami, Padahal Kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?" Nabi (mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang Luas dan tubuh yang perkasa." Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha mengetahui.

Ayat ini menjelaskan bahwa ada kisah Talut dan Jalut, samuel mengatakan kepada Bani Israil, bahwa Allah SWT telah mengatakan Talut (dalam Bibel Saul) sebagai raja. Orang-orang Bani Israil tidak mau menerima Talut sebagai raja dengan alasan, bahwa menurut tradisi yang boleh dijadikan raja hanyalah dari kabilah Yehuda, sedangkan Talut dari kabilah Bunyamin. Lagi pula disyaratkan yang boleh menjadi raja itu harus seorang hartawan, sedang Talut bukan hartawan. Oleh karena itu secara spontan mereka menolak, “Bagaimana Talut akan memerintah kami, padahal kami lebih berhak untuk mengendalikan pemerintahan daripada dia, sedang dia pun tidak diberi kekayaan yang cukup untuk menjadi raja?” Samuel menjawab bahwa Talut diangkat menjadi raja atas pilihan Allah SWT karena itu Allah SWT menganugerahkan kepadanya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa sehingga ia mampu memimpin Bani Israil.
Dari ayat ini dapat diambil pengertian bahwa seorang yang akan dijadikan raja itu hendaklah :
1.       Mempunyai kekuatan fisik sehingga mampu untuk melaksanakan tugas-tugasnya sebagai kepala negara
2.       Menguasai ilmu pengetahuan yang luas, mengetahui letak kekuatan umat dan kelemahannya, sehingga dapat memimpinnya dengan penuh bijaksana.
3.       Memiliki kesehatan jasmani dan kecerdasan pikiran.
4.       Bertaqwa kepada Allah SWT agar mendapat taufik dan hidayah-Nya, untuk mengatasi segala kesulitan yang tidak mungkin diatasinya sendiri, kecuali dengan taufik dan hidayah-Nya.

Adapun harta kekayaan tidak dimasukkan menjadi syarat untuk menjadi raja, karena bila syarat-syarat yang empat tersebut telah dipenuhi maka mudah baginya untuk mendapatkan harta yang diperlukan, sebab Allah SWT  Mahaluas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.

B.        Mengidentifikasi syarat-syarat Pemimpin (QS.al-Maaidah: 57, QS. At-Taubah:71)
1.    QS.al-Maaidah: 57:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ (٥٧)
57. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil Jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu Jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.

Ayat 57 ini melarang orang beriman untuk menjadikan orang kafir yang suka mengejek dan mempermainkan agama Islam, untuk menjadi teman setia, pelindung dan penolong. Baik orang-orang kafir asli, penyembah api, berhala dsb, maupun yang tidak asli seperti ahli kitab, adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani.
Sebagian ahli tafsir menerangkan antara lain sebagai berikut ; Islam membedakan antar ahli Kitab dengan orang-orang kafir musyrik Arab, yaitu memperolehkan makan hewan sembelihan ahli kitab dan mengawini wanita-wanita mereka dengan syarat-syarat tertentu seperti tersebut  dalam surah al-maidah:5, dan dilarang berdebat dengan mereka yang dzalim, ahli kitab adalah sebutan bagi orang-orang yang beragama Yahudi dan Nasrani, sekalipun Taurat dan Injil yang menjadi kitab suci mereka itu telah dicampuri oleh perkataan manusia dan mereka tidak beriman kepada al-Qur’an.
Selanjutnya Allah SWT memerintahkan orang-orang mukmin untuk bertaqwa dan menjauhi larangan-Nya, yaitu berteman akrab dengan orang-orang kafir baik kafir asli maupun kafir dari ahli kitab karena tidak ada alasan lagi bagi orang-orang yang benar-benar beriman untuk berteman akrab atau tolong menolong dengan orang-orang kafir yang mengejek dan mempermainkan agama lain.
Adapun syarat-syarat pemimpin ;
1.         Beriman dan bertaqwa  kepada Allah SWT
2.         Bukan orang Yahudi atau Nasrani
3.         Bukan orang Kafir baik asli maupun ahli kitab
4.         Memiliki rencana strategis
5.         Memiliki program kerja yang jelas
6.         Memiliki pengawasan yang inten dan efektif
7.         Memiliki dedikasi dalam segala program
8.         Memiliki tanggungjawab yang tinggi
9.         Melaksanakan tugas sesuai dengan SOP/Tupoksi yang ada

2.    QS. At-Taubah:71:
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (٧١)
71. dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Ayat ini menjelaskan bahwa orang mukmin, pria maupun wanita saling menjadi pembela di antara mereka. Selaku mukmin ia membela mukmin lainnya karena hubungan agama. Wanita pun selaku mukminah turut membela saudara-saudaranya dari kalangan laki-laki mukmin karena hubungan seagama sesuai dengan fitrah kewanitaannya. Istri-istri Rasulullah SAW dan istri-istri para sahabat turut ke medan perang bersama-sama tentara Islam untuk menyediakan air minum dan menyiapkan makanan karena orang-orang mukmin itu sesama mereka terikat oleh tali keimanan yang membangkitkan rasa persaudaraan, kesulitan, saling mengasihi dan saling menolong. Kesemuanya itu didorong oleh semangat setia kawan yang menjadikan mereka sebagai satu tubuh atau satu bangunan yang saling menguatkan dalam menegakkan keadilan dan meninggikan kalimat Allah SWT. Sifat mukmin yang seperti itu banyak dinyatakan oleh hadits-hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mengasihi, saling menyantuni dan saling membantu seperti satu jasad, apabila salah satu anggota menderita, seluruh anggota jasad itu merasakan demam dan tidak tidur. (Riwayat al-Bukhari dan Muslimi dari Nu’man bin Basyir)
Sifat saling membela tidak terdapat pada orang-orang munafik karena mereka diliputi oleh keraguan dan sifat pengecut. Persaudaraan ini di kalangan mereka sekadar ucapan permainan lidah.
Sifat-sifat yang dimiliki orang mukmin berbeda dari sifat-sifat orang munafik pada hal-hal berikut:
a.       Orang mukmin selalu mengajak berbuat baik dan melarang pebuatan munkar, sedang orang munafik selalu menyuruh berbuat mungkar dan melarang berbuat baik.
b.      Orang mukmin mengerjakan shalat dengan khusyuk dengan hati yang ikhlas sedang orang munafik mengerjakan shalat dalam keadaan terpaksa dan riya.
c.       Orang mukmin selain mengeluarkan zakat, tangan mereka selalu terbuka untuk menciptakan kesejahteraan umat dan memberikan sumbangan sosial, sedang orang munafik kikir, jika mereka mengeluarkan zakat atau derma adalah karena ria bukan karena ikhlas kepada Allah, sebagaimana dinyatakan dalam Firman Allah SWT sebagai berikut ;

Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan RasulNya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.

d.      Orang mukmin selalu taat kepada Allah SWT dengan cara meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiat dan mengerjakan segala perintah menurut kesanggupan mereka, sedang orang munafik terus-menerus berbuat maksiat.

Akhir ayat ini menegaskan bahwa Allah SWT pasti akan melimpahkan rahmat-Nya baik di dunia maupun di akhirat kepada orang-orang mukmin, sedang ayat-ayat yang lalu Allah SWT melaknati orang-orang munafik dan mengancam mereka dengan api neraka. Sesungguhnya Allah SWT Mahaperkasa, tidak seorang pun yang dapat menolak siksaan-Nya. Dia Mahabijaksana melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada orang-orang yang dikehendaki sesuai dengan namalan-amalan yang telah dikerjakannya.

C.        Menjelaskan Tugas dan Tanggungjawab Pemimpin (QS. An-Nisaa’: 58)
1.QS. An-Nisaa’: 58:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الأمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا (٥٨)
58. Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat.

Ayat ini memerintahkan agar menyampaikan “amanat” kepada yang berhak. Pengertian “amanat” dalam ayat ini, adalah sesuatu yang dipercayakan kepada sesseorang untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kata “amanat” dengan pengertian ini sangat luas, meliputi “amanat” Allah SWT kepada hamba-Nya, amanat seseorang kepada sesamanya dan terhadap dirinya sendiri.
Amanat Allah SWT terhadap hamba-Nya yang harus dilaksanakan antara lain ; melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Semua nikmat Allah SWT berupa apa saja hendaklah kita manfaatkan untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada-Nya.
Amanat seseorang terhadap sesamanya yang harus dilaksanakan antara lain ; mengembalian titipan kepada yang punya dengan tidak kurang suatu apapun, tidak menipunya, memelihara rahasia dan lain sebagainya dan termasuk juga di dalamnya ialah :
a.    Sifat adil penguasa terhadap rakyat dalam bidang apapun dengan tidak membeda-bedakan antara satu dengan yang lain di dalam pelaksanaan hukum, sekalipun terhadap keluarga dan anak sendiri, sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam ayat ini.

58. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.

b.    Sifat adil ulama (yaitu orang yang berilmu pengetahuan) terhadap orang awan, seperti menanamkan ke dalam hati mereka akidah yang benar, membimbingnya kepada amal yang bermanfaat baginya di dunia dan di akhirat, memberikan pendidikan yang baik, menganjurkan usaha yang halal, memberikan nasihat-nasihat yang menambah kuat imannya, menyelamatkan dari perbuatan dosa dan maksiat, membangkitkan semangat untuk berbuat baik dan melakukan kebajikan, mengeluarkan fatwa yang berguna dan bermanfaat di dalam melaksanakan syari’at dan ketentuan Allah SWT
c.     Sifat adil seorang suami terhadap istrinya, begitu pun sebaliknya, seperti melaksanakan kewajiban masing-masing terhadap yang lain, tidak membeberkan rahasia pihak yang lain, terutama rahasia khusus antara keduanya yang tidak baik diketahui orang lain.

Amanat seseorang terhadap dirinya sendiri; seperti berbuat sesuatu yang menguntungkan dan bermanfaat bagi dirinya dalam soal dunia dan agamanya. Janganlah ia membuat hal-hal yang membahayakannya di dunia dan akhirat, dan lain sebagainya.
Ajaran yang sangat baik ini yaitu melaksanakan amanah dan hukum dengan seadil-adilnya, jangan sekali-kali diabaikan, akan tetapi hendaklah diindahkan, diperhatikan dan diterapkan dalam hidup dan kehidupan kita, untuk dapat mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.




UJI KOMPETENSI DASAR

I. Aspek Afektif
Perilaku orang yang mengamalkan QS.an-Nisaa’:59, QS.al-Baqarah: 247

II. Aspek Psikomotorik
Hafalkan, terjemahkan dan menganalisis QS.an-Nisaa’:59, QS.al-Baqarah: 247.

III. Aspek Kognitif
II.      Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a,b,c,d atau e !
1.      QS.an-Nisaa’:59, memerintah kita untuk … kepada Allah, Rasul dam pemimpin
a.       Patuh
b.      Taat
c.       Dekat
d.      Mengikuti
e.      Semua benar
2.      Setiap ketaatan akan melahirkan....
a.       Manfaat
b.      Kerjasama
c.       Pahala
d.      Kemaslahatan kelompok
e.      kemaslahatan umum
3.      Cara taat dan patuh kepada perintah Allah SWT dengan . . . isi kitab suci al-Qur’an
a.       membaca
b.      menulis
c.       membaca dan menulis
d.      mengamalkan
e.      menghayati
4.      Melaksanakan ajaran-ajaran yang dibawa Rasulullah SAW sebagai bentuk … kepadanya.
a.       Harapan
b.      Ketaatan
c.       Kebersamaan
d.      Kepedulian
e.      Kerjasama
5.      Orang-orang yang memegang kekuasaan di antara kita disebut …
a.       Pemimpin
b.      Penguasa
c.       Ulil amri
d.      Atasan
e.      Suri tauladan
6.      Kalau ada sesuatu yang diperselisihkan dan tidak tercapai kata sepakat, maka langkah terakhir dan terbaik adalah dikembalikan kepada ….
a.       Allah
b.      Rasul
c.       Ulil amri
d.      Allah dan rasulnya
e.      Alalh, rasul dan ulil amri
7.      Orang beriman tidak diperbolehkan menjadikanpemimpin …  yang suka mengejek dan mempermainkan agama Islam,
a.       Orang fasik
b.      Orang musyrik
c.       Orang zalim
d.      Orang kafir
e.      Semua benar
8.      Antar ahli Kitab dengan orang-orang . . . terdapat perbedaan, yaitu memperolehkan makan hewan sembelihan ahli kitab dan mengawini wanita-wanita mereka dengan syarat-syarat tertentu
a.       Orang fasik
b.      Orang musyrik
c.       Orang zalim
d.      Orang kafir musyrik
e.      Semua benar
 Sifat-sifat yang dimiliki orang mukmin berbeda dari sifat-sifat ….
f.        Orang fasik
g.       Orang musyrik
h.      Orang zalim
i.         Orang kafir
j.        Orang munafik
9.      Memerintahkan agar menyampaikan “amanat” kepada yang berhak adalah definisi ….
a.      Adil
b.      Amanat
c.       Janji
d.      Wasiat
e.       Pesan

II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan jelas dan tepat !
1.       Jelaskan perbedaan antar ahli Kitab dengan orang-orang kafir musyrik Arab!
2.       Tuliskan ayat yang berhubungan dengan tanggungjawab!
3.       Sebut dan jelaskan syarat-syarat seorang pemimpin!. Minimal 3
4.       Jelaskan perbedaan sifat-sifat orang mukmin dengan orang munafik!
5.       Kita diperintahkan untuk menyampaikan amanat kepada orang yang berhak. Jelasakan apakakah amanat itu?







LATIHAN MATERI AKHIR SEMESTER

I.     Pilihlah jawaban yang paling tepat di antara a, b, c, d, atau e yang sesuai dengan pernyataan sebelumnya dengan memberi tanda silang (X) pada kolom lembar jawaban yang tersedia !
1.       Kata tafsir bisa juga diambil dari attafsiroh yang berarti ...
a.    suatu ilmu yang digunakan dokter untuk mengetahui penyakit.
b.    Suatu ilmu untuk mengetahui isi qur’an
c.     Ilmu yang membahas tentang penyakit
d.    Ilmu untuk mengetahui tentang kedokteran
e.    Dokter penyakit dalam
2.       Al-Jurjani dalam kitab Atta’rif mendefinisikan tafsir adalah...
a.       menjelaskan makna ayat, baik bentuknya atau kisahnya atau sebab diturunkannya al-Qur’an
b.      ayat-ayat, baik bentuk maupun isinya
c.       menjelaskan ilmu-ilmu al-qur’an
d.      ilmu yang membahas sebab-sebab turunnya al-qur’an
e.      ilmu yang membahastentang makna
3.       Prof. TM. Hasbi Ash-Shiddiqi berpendapat bahwa Pengertian Ilmu tafsir adalah...
a.       Ilmu yang menerangkan tentang hal nuzulul ayat
b.      Ilmu yang menerangkan tentang wurudul hadits
c.       Ilmu yang menjelaskan tentang diroyah
d.      Ilmu yang mengungkap tentang wajib, sunah, mubah, haram
e.      Ilmu yang menjelakan amar ma’ruf nahi munkar
  1. Ilmu tafsir merupakan cabang dari ilmu ...
a.     Fiqih
b.   Hadits ilmu hadits
c.    Tafsir ilmu Tafsir
d.   Fiqih Usul fiqih
e.   Al-qur’an
5.    Al-Qur’an adalah kitab suci yang merupakan sumber hukum yang ... setelah hadits
a.    Utama
b.   Kedua
c.    Pertama
d.   Ketiga
e.   Keempat
6.    Dilihat dari segi kedudukan tafsir dan ilmu tafsir adalah ...
a.    Ilmu tafsir sebagai alat untuk mufasir
b.   Tafsir sebagai hasil pekerjaan mufasir
c.    Ilmu tafsir sebagai pekerjaan mufasir
d.   Tafsir sebagai alat mufasir
e.   Ilmu tafsir sebagai alat untuk mufasir dan ilmu tafsir sebagai pekerjaan mufasir
7.    Dilihat dari segi tujuan mempelajari keduanya,maka tujuan mempelajari Ilmu Tafsir adalah...
a.    Agar orang dapat menafsirkan al-Qur’an
b.   Agar mengetahui asbabul nuzul
c.    Agar mendapatkan ilmu al-qur’an
d.   Agar dapat menjelaskan al-qur’an
e.   Agar dapat bahagia di dunia akhirat
8.       Di dalam sejarah peradaban Islam khususnya sejarah tafsir al-Qur’an pada dasarnya al-qur’an diturunkan secara ...
            a.  berangsur-angsur
b.   langsung dari Allah
c.    keseluruhan al-qur’an
d.   per surat
e.   sebagian al-qur’an
9.       Allah SWT berfirman dalam QS.An-Najm : 3-4 Penjelasan ayat diatas membawa dua konsekuensi yang tegas : Pertama, setiap penafsiran al-Qur’an hendaklah lebih dahulu memerhatikan keterangan-keterangan yang beliau berikan, kemudian baru diterangkan dengan logika dan rasio. Kedua ...
a.     Nabi Muhammad SAW merupakan pemegang otoritas tunggal sebagai penafsir dan penjelas al-Qur’an di masa kerasulan
b.    Nabi Muhammad SAW sebagai penjelas tafsir
c.     Nabi Muhammad SAW sebagai penjelas umat
d.    Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan
e.    Nabi Muhammad SAW sebagai pengatur strategi da’wah
10.   Sejarah tafsir al-qur’an pada masa sahabat ada perbedaan yang segnifikan dengan pada masa...
a.    Rasulullah SAW
b.    Sahabat
c.     Tabi’in
d.    Tabi’it Tabi’in
e.    Modern
11.   Sejarah Tafsir al-Qur’an Periode Sahabat Ibnu ’Abbas memiliki gelar ...
a.         Tarjuman al-Qur’an
b.         Fasihatul Qur’an
c.          Mahorijul huruf
d.         Al-Ilmu Tajwid
e.         Mufasirul qur’an
12.   Hadits yang Riwayat dari Ibnu ’Abbas tentang tafsir itu tidak ada yang kuat kecuali berjumlah...
a.          Sekitar 100 hadits”.
b.         Sekitar 200 hadits
c.          Sekitar 300 hadits
d.         Sekitar 500 hadits
e.         Sekitar 400 hadits
  1. Orang pertama yang memprakarsai untuk memilih tujuh imam qira’at atau penggagas pertama munculnya al-qira’at as-sab (qiraat as sab’ah) adalah...
a.       Imam Abu Bakar bin Mujahid al-Bagdadi
b.      Imam Abu Hanifah
c.       Imam Syafi’i
d.      Imam Abu Bakar bin madani
e.      Imam Abu Bakar Assidiq
  1. Penyebab kemunculannya al-Qira’at as-Sab’ah diantaranya adalah …
a.    Banyaknya riwayat tentang qiraat yang beredar di masyarakat, sehingga menjadi rancu bagi kalangan awan
b.    Teruji validitas dan realibilitas
c.     Banyaknya riwayat tentang munculnya ide-ide yang bagus dikalangan awan
d.    Banyaknya riwayat tentang banyaknya pendapat dikalangan orang ‘alim
e.    Banyaknya riwayat tentang banyaknya gagasan dikalangan ahli qira’at
  1. Para ulama qiraat mulai meneliti riwayat yang akhirnya bermuara kepada imam....
a.    Imam Tujuh
b.    Imam Enam
c.     Imam Sepuluh
d.    Imam Dua
e.    Imam Empat
  1. Kaidah-kaidah qiraat yang bisa diterima adalah …
a.    Harus sesuai dengan Rasm Usani. Sebab para sahabat telah sepakat dengan mushaf Usmani
b.    Harus sesuai dengan kaedah-kaedah al-qur’an
c.     Harus sesuai dengan kaedah-kaedah fiqih ushul fiqih
d.    Harus sesuai dengan kaedah-kaedah tafsir
e.    Harus sesuai dengan kaedah-kaedah manteq
  1. Dalam kitab at-Taysir fil Qira’at as-Sab’ ad-Dani hanya mencantumkan dua perawi dari setiap imam …
a.    Nafi : rawinya qalun dan Warsy
b.    Nafi : rawinya amr dan an-najih
c.     Nafi : rawinya ahmad
d.    Nafi : rawinya warsy
e.    Nafi : rawinya abu bakar
  1. Kitab Hirzul amani wa Wajhut-Tahani yang isinya nazm (syair) yang memuat 1071 bait syair yang berisi materi qiraatnya...
a.    Imam tujuh
b.    Imam empat belas
c.     Imam delapan
d.    Imam sebelas
e.    Imam tujuh belas
  1. Pendapat tentang minat masyarakat untuk mempelajari qiraat dengan banyaknya riwayat telah menurun sebabkan banyak qiraat yang berkembanga oleh …
a.    Muhammad al-Jawwad al- Amili
b.    Muhammad Abduh
c.     Imam Ghozali
d.    Imam Abu Hanifah
e.    Muhammad al-Jawwad al- Amr
8.       Perintah dan larangan Rasul yang tidak menyangkut urusan keagamaan yang termaktub pada QS. An-Nisaa : 80 adalah ....
a.    Urusan pertanian dan pertahanan
b.    Perdagangan
c.     Politik dan sosial
d.    Pendidikan
e.    Keagamaan
9.         Perbuatan menyekutukan Allah dengan sesuatu termasuk perbuatan ….
a.              Musyrik
b.              Syirik
c.               Zalim
d.              Kafir
e.              Fasik
10.      Di dalam Tafsir al-Maragi dijelaskan bahwa syirik itu sendiri terdiri dari dua macam. Pertama, syirik uluhiyah, yaitu.....
a.       Mempercayai adanya adanya sesuatu selain Allah yang mempunyai kekuatan gaib dan dapat memberi manfaat dan memberi mudarat.
b.      Mempercayai adanya batu, pohon yang besar
c.       Mempercayai adanya jin, setan
d.      Mempercayai adanya patung yang bisa menjadi penolong dalam kehidupannya
e.      Atheis atau anti Tuhan
11.      Di dalam Tafsir al-Maragi dijelaskan bahwa syirik itu sendiri terdiri dari dua macam, kedua : syirik rububiyah, adalah...
a.    mempercayai bahwa ada sesuatu selain Allah yang mempunyai hak menetapkan hukum haram dan halal, karena semua mahluk tunduk kepada kehendak-Nya.
b.    Mempercayai adanya Allah semata
c.     Mempercayai adanya surga, neraka, alam kubur
d.    Mempercayai adanya  batu, pohon besar dapat membantu dirinya
e.    Mempercayai adanya Tuhan bapak, anak ruhul kudus
12.      Syirik yang mentuhankan pikiran, ide-ide atau fantasi, yang hanya percaya pada fakta-fakta kongkrit yang berasal dari pengalaman lahiriah. Misalnya seorang atheis memuja ide pengingkaran terhadap Tuhan dalam berbagai bentuk kegiatan. Syirik tersebut termasuk....
a.              Syirk al-‘ilm
b.              Syirk al -Tasarruf
c.               Syirk al-Ibadah
d.              Syirk al-‘Addah
e.              Syirk al-Adl
13.   Cara mensyukuri nikmat Allah SWT termaktub pada Qur’an...
a.              QS. Az-Zuhruf : 9-13
b.              QS. Al-Ankabut : 16
c.               QS. Az-Zuhruf : 9-13
d.              QS. Al-Ankabut : 19
e.              QS. Al-Baqarah ; 20
14.   Apa yang kita terima/dapatkan baik yang bersifat rohani maupun rohani apapun bentuknya harus kita syukuri dan kita tasarufkan sesuai dengan perintah-Nya. Mentasarufkan segala yang dianugerahkan Allah sesuai dengan perintah-Nya dinamakan ….
a.       Nikmat
b.      Syukur
c.       Terimakasih
d.      Kufur
e.      Syakir
15.   Tatkala menerima anugerah kita harus bersyukur, diantara mentasarufkan anugerah/nikmat yang telah kita terima dan menambah amal ibadah kepada Allah SWT. Syukur yang demikian itu dinamakan syukur dengan ….
a.       Syukur nikmat
b.      Syukur dengan hati
c.       Syukur dengan lisan
d.      Syukur dengan perbuatan
e.      Syukur yang sebenarnya
16.   Mensyukuri anugerah/nikmat yang telah kita terima dengan membaca hamdalah/ungkapan syukur lainnya dinamakan syukur dengan ….
a.       Syukur nikmat
b.      Syukur dengan hati
c.       Syukur dengan lisan
d.      Syukur dengan perbuatan
e.      Syukur yang sebenarnya
17.   Ketika kita tidak mensyukuri anugerah/nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, maka janji Allah kita akan mendapatkan ….
a.       Murka
b.      Balasan
c.       Imbalan
d.      Siksa
e.      Siksa yang pedih
18.   Dinamika kehidupan di alam yang fana’ beragam aktifitas bumi tempat berpijak untuk mencari dan menyiapkan pekerjaan baik bidang ...
a.         Pendidikan, Sosiali Budaya
b.         Pertahanan
c.          Keamanan
d.         Ketertiban
e.         Kehakiman
19.   Allah SWT menciptakan semua makhluk berpasang-pasangan, laki-laki perempuan, jantan betina, baik dari jenis tumbuh-tumbuhan, pohon-pohonan, buah-buahan,bunga-bungaan dari jenis hewan maupun manusia
Dipergunakan untuk ...
a.         Mensyukuri nikmah Allah SWT
b.         Merusak bumi
c.          Mensyukuri sesuatu yang tidak benar
d.         Menkufuri nikmah Allah SWT
e.         Menikmati jagad  raya
20.   Sesuatu yang baik di antara harta yang kita peroleh dari usaha yang halal, baik berupa uang, makanan, buah-buahan, atau binatang ternak harus kita …. Di jalan Allah SWT.
a.         Zakatkan
b.         Infakkan
c.          Sadaqahkan
d.         Hadiahkan
e.         Wasiatkan
21.   Sedekah berupa barang-barang yang diperoleh dari perbuatan haram . . . sebagai amal saleh
a.         Berkahi
b.         Ridloi
c.          Rahmati
d.         tidak akan diterima Allah
e.         semua benar
22.   Kita harus ingat bahwa Allah Maha kaya dan Maha Terpuji. Menginfakkan harta yang baik adalah merupakan bentuk …. Kepada Allah SWT.
a.         rasa syukur
b.         hormat
c.          tata
d.         kedekatan
e.         semua benar
23.   Mengerjakan perbuatan wajib dan juga tidak meninggalkan perbuatan yang haram termasuk zalim kepada ….
a.    Kepada dirinya.
b.   Allah
c.    Rasul
d.   Orang lain
e.   Sesama
24.   Orang yang melaksanakan segala kewajiban dan meninggalkan larangan-larangannya dinamakan ….
a.       Muqtasid
b.      Musri’
c.       Mubti’
d.      Muhmil
e.      Mujtahid
25.   Orang yang selalu mengerjakan amalan yang wajib dan sunah, meninggalkan segala perbuatan yang haram dan makhruh, serta sebagian hal-hal yang mubah (dibolehkan) dinamakan ….
a.       Muqtasid
b.      Musri’
c.       Mubti’
d.      Muhmil
e.      Sabiqun bil khairat
26.   Suatu perbuatan untuk saling menyuruh orang lain mengerjakan kebaikan yang diperintah Allah SWTdisebut
a.       Amar ma’ruf
b.      Menyeru kebajikan
c.       Amal ma’ruf
d.      Memerintah kebajikan
e.      Semua benar
27.   QS.Ali Imran: 104 Allah SWT mengharuskan bagi umat Islam untuk mengamalkan dan melaksanakan….
a.       Amar ma’ruf nahi munkar
b.      Menyeru kebajikan mencegah kemunkaran
c.       Amal ma’ruf Semua benar nahi munkar
d.      Memerintah kebajikan mencegah kemunkaran
e.      Semua benar
28.   Untuk mencapai maksud dalam dakwah hendaknya adanya segolongan umat Islam yang bergerak dalam ….
a.       Bidag social
b.      Bidang budaya
c.       Social budaya
d.      Bidang dakwah
e.      Semua benar
29.   Menganjurkan berbuat kebaikan saja tidaklah cukup tetapi harus dibarengi dengan menghilangkan ….
a.       Dendam
b.      Prasangka
c.       Hasud
d.      Emosi
e.      Sifat-sifat buruk
30.   Ketenangan jiwa saat menanggung suatu penderitaan itu datang pada saat menemukan sesuatu yang tidak dinginkan disebut ....
a.    Ujian
b.    Sabar
c.     Cobaan
d.    Tabah
e.    Ikhlas
31.   Sesuatu perbuatan seseorang yang mendapatkan sesuatu kebahagiaan atau kesengsaraan di sebut....
a.    Cobaan
b.    Ujian
c.     Sabar
d.    Ikhlas
e.    Tabah
32.   الْخَوْفِ وَالْجُوعِ memiliki arti ....
a.    Ketakutan
b.    Kelaparan
c.     Kesengsaraan
d.    Ketabahan
e.    Ketakutan dan kelaparan
33.   وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ arti yang benar menurut QS. al-Baqarah:155 adalah ....
a.    Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
b.    Gembiran dan sabar
c.     Dan orang-orang yang sabara dalam memiliki kegembiraan
d.    Dan orang-orang yang melihat dan mengetahui
e.    Dan orang-orang yang diberikan berita gembira dan sabara
34.   Cara taat dan patuh kepada perintah Allah SWT dengan . . . isi kitab suci al-Qur’an
a.       membaca
b.      menulis
c.       membaca dan menulis
d.      mengamalkan
e.      menghayati
35.   Melaksanakan ajaran-ajaran yang dibawa Rasulullah SAW sebagai bentuk … kepadanya.
a.       Harapan
b.      Ketaatan
c.       Kebersamaan
d.      Kepedulian
e.      Kerjasama
36.   Orang-orang yang memegang kekuasaan di antara kita disebut …
a.       Pemimpin
b.      Penguasa
c.       Ulil amri
d.      Atasan
e.      Suri tauladan
37.   Kalau ada sesuatu yang diperselisihkan dan tidak tercapai kata sepakat, maka langkah terakhir dan terbaik adalah dikembalikan kepada ….
a.       Allah
b.      Rasul
c.       Ulil amri
d.      Allah dan rasulnya
e.      Alalh, rasul dan ulil amri
38.   Orang beriman tidak diperbolehkan menjadikan pemimpin …  yang suka mengejek dan mempermainkan agama Islam,
a.       Orang fasik
b.      Orang musyrik
c.       Orang zalim
d.      Orang kafir
e.      Semua benar
39.   Antar ahli Kitab dengan orang-orang . . . terdapat perbedaan, yaitu memperolehkan makan hewan sembelihan ahli kitab dan mengawini wanita-wanita mereka dengan syarat-syarat tertentu
a.       Orang fasik
b.      Orang musyrik
c.       Orang zalim
d.      Orang kafir musyrik
e.      Semua benar
40.   Sifat-sifat yang dimiliki orang mukmin berbeda dari sifat-sifat ….
a.       Orang fasik
b.      Orang musyrik
c.       Orang zalim
d.      Orang kafir
e.      Orang munafik
41.   Memerintahkan agar menyampaikan “amanat” kepada yang berhak adalah definisi ….
a.      Adil
b.      Amanat
c.       Janji
d.      Wasiat
e.       Pesan
2.       نَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ  ,  berdasarkan potongan ayat di samping, hamba Allah yang paling takut  adalah
a.         Alim
b.         Ulama
c.          Alim ulama
d.         Cendikiawan
e.         Waliyullah
42.   Cipataan Allah berupa ayat qauliyyah dan ayat kauniyyah (fenomena alam). Semua itu sebagai ….
a.       Peringatan
b.      Pelajaran
c.       Tanda-tanda kekuasaan Allah
d.      Amal ibadah
e.      Tanda-tanda kehidupan
43.   Menurut Ibnu ‘Abbas berkata yang dinamakan ulama adalah orang-orang yang mengetahui bahwa Allah itu  ….
a.       Orang yang cerdas
b.      Orang yang punya ilmu
c.       cendekiawan
d.      Mahakuasa
e.       Maha adil
44.   QS. Al-‘Alaq  Ayat 1 menjelaskan bahwa Allah SWT memerintahkan manusia untuk ….
a.       Menulis
b.      membaca
c.       membaca dan menulis
d.      meneliti
e.      berkreasi
45.   QS. Al-‘Alaq  Ayat 2 Allah SWT menyebutkan kemulian
a.       Allah
b.      Malaikat
c.       Rasul
d.      Ciptaan Allah
e.      Manusia
46.   Menurut kandungan QS. Al-‘Alaq, diantar kunci sukses adalah ….
a.       Menulis
b.      membaca
c.       membaca dan menulis
d.      meneliti
e.      berkreasi
47.   Menurut kandungan QS.Ali Imran:159; ketika ada masalah dianjurkan untuk di selesaikan dengan ….
a.       Bijaksana
b.      Musyawarah
c.       Voting
d.      Suara terbanyak
e.      Mufakat
48.   Dapat dikatakan bahwa QS.Ali Imran:159 menjelaskan tentang sistem pemerintahan ….
a.       Demokrtis
b.      Parlementer
c.       Presidensial
d.      Monarki
e.      Kerajaan
49.   وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ  Potongan ayat di samping menjelaskan akan pentingnya ….
a.       Diskusi
b.      Mufakat
c.       Voting
d.      Musyawarah
e.      Halaqah
50.   QS.al-Hujuraat:9 menjelaskan tentang ….
a.       Perdamaian
b.      Voting
c.       Musyawarah
d.      Halaqah
e.      Mufakat
51.   QS.Ali Imran Ayat 159 ini jelaskan bahwa dalam berdakwah dan bermusyawarah hendaknya kita ….
a.       Bersikap sabar
b.      Tidak kasar
c.       Lemah lembut
d.      lemah lembut dan tidak kasar
e.      semua benar
52.   Keika ada dua golongan orang mukmin berperang, maka kewajiban kita adalah ….
a.       Mengingatkan
b.      Menasehati
c.       Membantu kelompok kita
d.      Mendamaikan
e.      Membiarkan
53.   Usaha perdamaian harus diusahakan antara perseorangan yang bersengketa karena hakekatnya mereka semua….
a.       Berteman
b.      Sesama muslim
c.       Keturunan Adam
d.      Akan rugi
e.      Bersaudara
54.   Semua usaha perdamaian itu harus dilandasi  … dan diselesaikan secara tuntas
a.       Persatuan
b.      perdamaian
c.       keadilan
d.      kebersamaan
e.      semua benar
55.   Ketika kita tidak memelihara persaudaraan, maka kita sendiri yang akan ….
a.       Dosa
b.      Rugi
c.       Menyesal
d.      Dicemooh
e.         Menang sendiri
62.      Kalau ada sesuatu yang diperselisihkan dan tidak tercapai kata sepakat, maka langkah terakhir dan terbaik adalah dikembalikan kepada ….
a.    Allah
b.      Rasul
c.       Ulil amri
d.      Allah dan rasulnya
e.      Alalh, rasul dan ulil amri
56.   Orang beriman tidak diperbolehkan menjadikanpemimpin …  yang suka mengejek dan mempermainkan agama Islam,
a.       Orang fasik
b.      Orang musyrik
c.       Orang zalim
d.      Orang kafir
e.      Semua benar
57.   Antar ahli Kitab dengan orang-orang . . . terdapat perbedaan, yaitu memperolehkan makan hewan sembelihan ahli kitab dan mengawini wanita-wanita mereka dengan syarat-syarat tertentu
a.       Orang fasik
b.      Orang musyrik
c.       Orang zalim
d.      Orang kafir musyrik
e.      Semua benar
58.   Sifat-sifat yang dimiliki orang mukmin berbeda dari sifat-sifat ….
a.       Orang fasik
b.      Orang musyrik
c.       Orang zalim
d.      Orang kafir                      e. Orang munafik


I.           Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a,b,c,d atau e !
1.    Arti  Qur’an Surat al-Israa: 26 dibawah ini yang benar adalah ....

إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
a.       Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan
b.      Pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan
c.       Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah syaitan
d.      Sesungguhnya pemboros-pemboros adalah temannya syaitan
e.      Sesungguhnya pemboros-pemboros temannya syaitan
2.    Orang yang memiliki pakaian megah dan perhiasan yang berlebihan dan mempertontonkan ketinggian dan kebesarannya kepada manusia. Hal yang demikian itu adalah termasuk sifat...
a.       Terpuji
b.      Orang yang amat tercela/Karun
c.       Orang yang beriman
d.      Orang yang memiliki kekayaan
e.      Orang yang membanggakan dirinya
3.    Ayat al-Qur’an yang menjelaskan Pola Hidup Sederhana dan Perintah menyantuni Para Duafa termaktub pada ...
a.    QS. Al-Qashash: 79-82
b.    QS. Al-Baqarah : 1-2
c.     QS. Al-Alaaq : 5-6
d.    QS. Al-Qashash : 78
e.    QS. Al- Israa : 1-2
4.    Gambaran kekayaan dan kemewahan karun mengakibatkan kaumnya terbagi menjadi ...
a.         Tiga
b.        Empat
c.         Dua
d.        Lima
e.        Enam
5.    Kaum muslimin diperintahkan Allah SWT untuk membantu keluarga dekatnya diantaranya adalah yang membutuhkan pertolongan, orang-orang miskin, dan ...
a.       Orang Kafir
b.      Orang Fakir
c.       Orang-orang yang dalam perjalanan (musafir)
d.      Orang yang membantu keluarganya
e.      Orang yang beriman
6.    Perilaku orang yang mengamalkan dan perintah menyantuni para duafa diantaranya sebagai berikut ...
a.       Orang-orang yang mementingkan kehidupan akhirat
b.      Orang-orang yang mementingkan kehidupan duniawi dan akhirat
c.       Orang-orang yang sabar dan tawakal
d.      Orang-orang yang mementingkan kehidupan duniawi yang selalu berpikir dan berusaha sekuat tenaga
e.      Orang-orang yang mementingkan kehidupan duniawi yang selalu berpikir dan malas beribadah
7.    Orang-orang yang kikir dan pemboros biasanya menggunakan ungkapan kata-kata diantaranya ...
a.       Jangan terlalu mengulurkan tangannya
b.      Air beriyak tanda tak dalam
c.       Jadikan tanganmu terbelenggu di lehermu
d.      Bagaikan air di daun talas
e.       Jangan menjadikan tangan terbelenggu pada leher
8.    Semua umat manusia, bahwa kebajikan itu bukanlah sekedar menghadap muka kepada suatu yang tentu, baik ke arah timur maupun ke arah barat, akan tetapi kebajikan yang sebenarnya adalah ...
a.       Beriman kepada Allah dengan sesungguhnya
b.      Bertaqwa dimana berada
c.       Beriman kepada Rasul-Rasul Allah
d.      Beriman kepada malaikat Allah
e.      Beriman kepada qado dan qadarNya
9.    Orang-orang yang sabar dan tekun mematuhi perintah Allah, menjauhi larangan-Nya. Mereka juga menerima baik apa yang telah diberikan Allah kepadanya serta membelanjakannya untuk kepentingan diri dan masyarakat termasuk ...
a.       Perilaku orang bijaksana
b.      Perilaku orang yang mengamalkan dan perintah menyantuni para duafa
c.       Perilaku orang yang sabar dan tawakal
d.      Orang yang dermawan
e.      Orang yang adil dan bijaksana
10. Kaum muslimin diperintahkan untuk mempergunakan harta kekayaan secara wajar dan bijaksana dipergunakan untuk...
a.        Shodaqoh, zakat
b.      Dirinya sendiri
c.       Beribadah kepada Allah SWT
d.      Kekayaan yang melimpah ruah
e.      Kebahagiaan diri sendiri
11. Orang-orang berilmu yang tidak meminta harta benda, melainkan agar Allah SWT menganugerahkan kepada
a.       Orang beriman dan berilmu
b.      Orang yang taqwa kepada Allah SWT
c.       Orang yang berbuat baik didunia dan akhirat
d.      Mereka orang-orang beriman dan beramal shaleh
e.      Mereka orang yang syukur dan beramal shaleh
12.     Ibnu Mas’ud meriwayatkan bahwa Allah memberikan harta kepada orang yang disenangi, dan tidak menganugerahkan iman kecuali kepada orang yang ….
a.    Yang sabar
b.    Beramal saleh
c.     Yang disenangi dan dikasihi-Nya.
d.    Pemurah
e.    Tidak sombong
13.     Memberikan sesuatu kepada yang berhak menerimanya dengan mengharap ridla Allah SWTdisebut ….
a.     Zakat
b.    Infak
c.Sadaqah
d.    Hadiah
e.    Wasiat
14.     Ayat 267 QS. Al-Baqaraah  menjelaskan bahwa orang yang benar-benar beriman, niscaya akan menafkahkan sesuatu yang baik, adapun tujuan  infak adalah ...
a.     Menyucikan diri dan meneguhkan jiwanya
b.    Disanjung orang lain
c.     Meneguhkan kekayaan yang dimiliki
d.    Mensucikan badan dan rohani
e.    Memperoleh kebahagiaan di dunia
15.     Dalam QS. Al-Nahl : 97 dibawah ini arti yang benar adalah...
وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (٩٧)
a.    Dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS.an-Nahl : 97)**
b.    Dan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka lakukan. (QS.an-Nahl : 97)
c.     Dan Sesungguhnya di beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS.an-Nahl : 97)
d.    Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS.an-Nahl : 97)
e.    Dan Kami beri Balasan kepada mereka dengan dosa yang lebih baik dari apa yang telah mereka lakukan. (QS.an-Nahl : 97)
16.     QS. Al-Baqarah: 148  menjelaskan bahwa setiap umat mempunyai kiblat masing-masing. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail as, menghadap ke Ka’bah. Adapun kiblat Bani Israil adalah ...
a.    Menghadap ke Baitulmakdis**
b.    Menghadap ke Ka’bah
c.     Menghadap ke Timur
d.    Menghadap ke Barat
e.    Menghadap ke Selatan
17.     Sabiqun bil khairat artinya adalah ...
a.    Orang yang selalu mengerjakan amalan yang wajib dan sunah, meninggalkan segala perbuatan yang haram dan makhruh, serta sebagian hal-hal yang mubah (dibolehkan)**
b.    Orang yang selalu mengerjakan amalan yang makruh dan sunah, meninggalkan segala perbuatan yang haram dan makhruh, serta sebagian hal-hal yang mubah (dibolehkan)
c.     Orang yang selalu mengerjakan amalan yang mubah dan wajib, meninggalkan segala perbuatan yang haram dan makhruh.
d.    Orang yang selalu mengerjakan amalan yang wajib dan sunah, meninggalkan segala perbuatan yang mubah dan makhruh, serta sebagian hal-hal yang mubah (dibolehkan)
e.    Orang yang selalu mengerjakan amalan yang sunah dan sunah, meninggalkan segala perbuatan yang wajib dan mubah, serta sebagian hal-hal yang mubah (dibolehkan)
18.     Rasulullah SAW bersama kaum Muhajirin sesudah setahun setengah, Allah SWT memerintahkan supaya beliau berkiblat ke Baitul Mukaddas dalam hal ...
a.    Peperangan
b.    Sembayang**
c.     Berdo’a
d.    Berda’wah
e.    Berlomba-lomba dalam kebaikan
19.     Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan : Muhammad sekarang sembahyang menghadap Baitul Mukaddas/Kiblat kita. Hal itu merupakan bukti tentang...
a.    Kebenaran agama Yahudi/Nasrani
b.    Kebenaran agama Islam
c.     Kebenaran agama Sinto
d.    Kebenaran agama Kristen
e.    Kebenaran agama Hindu Budha
20.     Perilaku berkompetisi Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as memilik gagasan untuk mengarahkan kepada kaumnya untuk menghadap ke  kiblat yaitu
a.     Baitul Muqaddas
b.     Ka’bah di makatul mukaromah.**
c.      Madinatul Munawaroh
d.     Palestina
e.     Saudi Arabiyah
21.     Kehidupan bahagia dan sejahtera di dunia ini adalah suatu kehidupan di mana jiwa manusia memperoleh ketenangan dan kedamaian disebabkan ...
a.    Merasakan kelezatan iman dan kenikmatan keyakinan.**
b.    Merasakan ketentraman batin
c.     Merasakan kenikmatan dunia
d.    Meraskan kelezatan Islam
e.    Meraskan ketenangan batin
22.     Ayat QS. al-Maidah menjelaskan bahwa orang kafir dari kalangan Yahudi mendapat kemurkaan dan kutukan Allah SWT melalui ucapan...
a.    Nabi Adam as
b.    Nabi Daud as dan Isa as.
c.     Nabi Sulaiman as
d.    Nabi Ismail as
e.    Nabi  Idris dan Nuh as
23.     Setiap Umat Islam berda’wah, amar ma’ruf nahi munkar hukumnya adalah ...
a.    Sunnah
b.    Makruh
c.     Wajib
d.    Fardu kifayah
e.    Sunnah Muakad
24.     Allah SWT memperingatkan bahwa orang mengatakan sesuatu, akan tetapi ia sendiri tidak melaksanakannya dalam hal ini hukumnya adalah ...
a.    Dosa kecil
b.    Sangat besar dosanya
c.     Dosa mukhofafah
d.    Dosa mugholadhoh
e.    Dosa mutawasitoh
25.     Ayat 79 QS. Al-Maidah menjelaskan bahwa kebiasaan Yahudi adalah...
a.    Membiarkan kemungkaran terjadi di hadapan mereka
b.    Membiarkan kebaikan terjadi di hadapan mereka
c.     Membiarkan kejahatan untuk berkembang
d.    Membiarkan judi, zina, minuman keras berkembang
e.    Menganjurkan kejahatan meraja lela
26.     Orang Islam apabila ditimpa musibah baik lahir maupun batin seperti terjadinya penyakit, gempa bumi tektonik, vulkanik, tsunami, gunung meletus, maka hendaklah mengucapkan ...
a.     “Tahmid”
b.    “Tahlil”
c.     “Inna lillahi wa inna il;aihi raji’un”
d.    “Subhanallah”
e.    “Alhamdulillah”
27.     Melaksanakan ajaran-ajaran yang dibawa Rasulullah SAW pembawa amanat dari Allah SWT untuk dilaksanakan oleh segenap hamba-Nya. ditugaskan ...
a.    Untuk menjelaskan kepada manusia isi al-Qur’an.
b.    Untuk menjelaskan isi hadits
c.     Untuk menjelaskan isi qiyas
d.    Untuk menjelaskan isi ijma’
e.    Untuk menjelaskan keputusan para ulama’
28.     Ayat 155 QS. Al-Baqarah menjelaskan bahwa Allah SWT akan menguji kaum Muslimin ...
a.    Dengan berbagai ketakutan, kelaparan, kekurangan harta
b.    Ilmu Pengetahuan
c.     Ilmu Politik dan ketatanegaraan
d.    Gempa vulkanik
e.    Dengan berbagai indahan, kebahagiaan
29.     Ayat 1 QS. Al-Alaq menjelaskan bahwa Allah SWT memerintahkan manusia membaca (mempelajari, meneliti, dan sebagainya) apa saja yang telah ia ciptakan, baik ayat-ayat-Nya yang tersurat (qauliyah), adalah ...
a.    al-Qur’an, dan ayat-ayat-Nya yang tersirat
b.    al-Hadist dan sanad, matan
c.     al-Qur’an dan tafsirnya
d.    al-Hadits dan rowinya
e.    al-Qur’an dan surat-suratnya
30.     Orang yang gugur di dalam memperjuangkan kebenaran dan mempertahankan agama sebenarnya tidaklah mati, akan tetapi mereka itu hidup dialam yang tidak kita ketahui hakikatnya maka disebut orang yang mati ....
a.    Jihad fi sabilillah
b.    Syahid dunia akhirat
c.     Syahid dunia
d.    Syahid akhirat
e.    Pahlawan tanpa tanda jasa
31.     Ibnu ‘Abbas berkata, “Yang dinamakan ulama adalah ...
a.    Orang-orang yang mengetahui bahwa Allah itu Maha kuasa atas segala sesuatu.
b.    Orang yang pinter atas segala sesuatu
c.     Orang yang mengerti tentang ilmu agama
d.    Orang yang mengetahui ilmu pengetahuan umum
e.    Orang yang paham dan mengerti tentang ilmu umum dan agama
32.     Ayat 2 QS. Al-Alaq Allah SWT menyebutkan bahwa di antara yang telah Ia ciptakan adalah manusia, yang menunjukkan mulianya manusia itu dalam pandangan-Nya. Allah SWT menciptakan manusia itu dari ‘alaqah (zigot), adalah ...
a.    Bakal makhluk baru
b.    Telur yang sudah terbuahi sperma, yang sudah menempel di rahim ibu
c.     Bercampurnya sperma dan ovarium
d.    Sperma yang menempel di rahim
e.    Pertemuan antara suami istri
33.     Ayat ke 3 QS. Al-Alaq Allah SWT meminta manusia membaca lagi, yang mengandung arti ....
a.    Membaca untuk mengetahui sesuatu
b.    Mengetahui segala sesuatu
c.     Membaca yang akan membuahkan ilmu dan iman itu perlu dilakukan berkali-kali
d.    Mengerti segala sesuatu yang dipelajari
e.    Membaca akan mendapatkan ilmu
34.     QS. Fushshilat ayat. 53 menjelaskan Kekuatan Islam dan kaum muslimin pertama kali dirasakan oleh orang musyrik Mekah adalah ...
a.    Perang Badar
b.    Perang khondak
c.     Perang Badri
d.    Perang Diponegoro
e.    Perang Khudaefah
35.     QS. Surah Yunus : 101 adalah salah satu di antara banyak ayat yang memberitahu kita bahwa hanya ilmuwan yang memiliki keimananlah yang dapat memahami...
a.    Tuhan dengan mempelajari alam.
b.    Manusia dan alam
c.     Tuhan dan alam
d.    Alam sekitarnya
e.    Iman dan Iman
36.     Ayat 159 QS. Ali Imran ini jelaskan, hanyalah karena rahmat Allah SWT, Rasulullah SAW memiliki sikap ...
a.    Suri Tauladan
b.    Berhati Kasar
c.     Lemah Lembut
d.    Selalu musyawarah
e.    Selalu menasehati
37.     Jika ada dua golongan beriman bersengketa, maka harus diusahakan suapaya mereka berdamai, dan jika yang segolongan tidak mau diajak damai maka yang membangkang itu harus ....
a.    Di musyawarahkan sampai ada perdamaian
b.    Dinasehati dengan benar dan dinasehati dengan sabar
c.     Diperangi hingga tunduk dan bersedia mengadakan perdamaian.
d.    Dibiarkan agar mengerti mana yang hak dan yang bathil
e.    Diperangi sampai titik darah penghabisan
38.     Asbabub nuzul QS.al-Baqarah: 247 menjelaskan adanya kisah ....
a.    Talut dan Jalut
b.    Nabi Ibrahim dan nabi Isa as
c.     Nabi Adam dan Hawa
d.    Talut dan Malut
e.    Munkar dan Nangkir
39.     Sebagian ahli tafsir menerangkan bahwa Islam membedakan antar ahli Kitab dengan orang-orang kafir musyrik Arab, yaitu...
a.     Memperolehkan makan hewan sembelihan ahli kitab dan mengawini wanita-wanita mereka
b.    Tidak boleh mengawini wanita-wanita mereka
c.     Tidak boleh makan hewan sembelihan ahli kitab
d.    Dianjurkan untuk mengawini mereka
e.    Tidak ada perbedaan dalam hal muamalah
40.     QS.al-Maaidah: 57 Allah SWT memerintahkan orang-orang mukmin untuk bertaqwa dan menjauhi larangan-Nya, yaitu ...
a.    Berteman akrab dengan orang-orang kafir baik kafir asli maupun kafir dari ahli kitab
b.    Bersaudara karena bukan musuh kita
c.     Tidak berteman sebabkan tidak seiman dan seagama
d.    Tidak bersaudara pedoman hidupnya berbeda
e.    Agamamu dan agamaku berbeda


II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan benar dan jelas

41. Tulislah dan terjemahkanlah QS. Al-Qashash: 80?
وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلا يُلَقَّاهَا إِلا الصَّابِرُونَ.
42.     Jelaskan  kandungan QS. Al-Ma’aarij: 19 tentang Pemanfaatan kekayan Alam?
43.     Apa yang anda ketahui tentang : a. Muqtasid, b. Sabiqun bil khairat
44.     Jelaskanlah pengertian ‘Ulama menurut Ibnu Abas ?
45.     Sebut dan Jelaskan Sifat Adil menurut QS. An-Nisaa’: 58?

Tidak ada komentar

Terima kasih sudah berkomentar. Salam sukses selalu untukmu! Jangan bosan mampir di blog ini.

Diberdayakan oleh Blogger.