Yuk Intip Sejarah Hagia Sophia dan Blue Mosque yang Ikonik

Source: pixabay.com

Bagi banyak traveller, Istanbul adalah destinasi yang sangat menarik untuk dikunjungi. Kota terbesar di Turki ini memiliki geografis yang unik. Satu sisi berada di Eropa, dan sisi lainnya berada di Asia yang dipisahkan oleh Selat Bosphorus. Jadi saat berada di Istanbul, kita bisa merasakan suasana Eropa dan Asia bagian Timur Tengah sekaligus.

Istanbul juga disebut sebagai kota yang sangat cantik. Di sana, berdiri bangunan-bangunan yang megah artistik. Dari sekian banyak bangunan menawan tersebut, ada dua yang paling mencolok dan mencuri perhatian, yaitu Hagia Sophia dan Blue Mosque yang merupakan ikon pariwisata di sana.

Hagia Sophia adalah bangunan bersejarah yang sudah berdiri sejak jaman Kekaisaran Romawi. Pembangunannya berlangsung pada tahun 532 sampai 537 Masehi pada saat Kaisar Yustanius I berkuasa. Di tangan dingin arsitek asal Yunani bernama Isidore dari Meletus dan Anthemius dari Tralles, Habia Sophia pun dibangun sebagai salah satu mahakarya terbaik  yang pernah dibuat Bizantium, dengan kubah raksasa di atasnya. Bangunan ini pun dinamai Hagia Sophia yang diambil dari bahasa Yunani yaitu Aya Sophia yang berarti ‘Kebijaksanaan Suci.

Gedung bersejarah ini sudah mengalami beberapa kali perbaikan akibat bencana alam, terutama pada saat gempa bumi besar di tahun 558 masehi dan tahun 986 masehi saat Basill II berkuasa. Tak hanya itu, Hagia Sophia juga sudah beralih fungsi berkali-kali. Awalnya Hagia Sophia dibangun sebagai Katedral Konstatinopel. Lalu di tahun 1204 - 1261, Hagia Sophia sempat beralih fungsi menjadi Gereja Katolik Roma yang dilatar belakangi perang.

Di tahun 1453 masehi, gereja ini pun jatuh ke tangan pasukan Turki Usmani yang dipimpin oleh Sultan Mehmet II. Saat itu, terjadi perang besar antara pasukan 100.000 Usmani dengan 7.000 prajurit dan 50.000 orang Konstatinopel. Sampai sekarang, perang ini tercatat sebagai salah satu perang paling melegenda dalam sejarah.

Perang ini berakhir dengan kemenangan pasukan Usmani. Para prajurit Konstantinopel pun menyerah pada pasukan Otoman. Dengan begitu, Konstantinopel resmi mengalami kehancuran. Lalu, Sultan Mehmet segera mengubahnya menjadi Istanbul yang memiliki arti Kota Islam. Namun setelah kehancuran Konstantinopel, Hagia Sophia tetap berdiri kokoh. Kala itu, Sultan Mehmet hanya memerintahkan pasukannya untuk menghancurkan ornamen warisan Konstantiopel yang ada di setiap sudut Hagia Sophia dan mengubah fungsinya menjadi masjid. Di bulan Mei 1453, shalat Jumat pertama pun berlangsung di Hagia Sophia.

Namun di tahun 1937, giliran pasukan Usmani yang mengalami kekalahan. Turki pun berubah menjadi Republik dan ibukota berpindah ke Ankara. Sedangkan Hagia Sophia dialihfungsikan menjadi museum.

Sedangkan Blue Mosque adalah bangunan megah yang berdiri percis di depan Hagia Sophia. Bangunan dengan nama resmi Masjid Sultan Ahmed ini dibangun pada tahun 1609 oleh Sultan Ahmed I dari dinasti Ottoman yang berkuasa pada tahun 1603 - 1627 masehi. Masjid berkubah biru ini dibangun untuk mengalahkan kemegahan Hagia Sophia. Maka dari itu, ditunjuklah arsitek kenamaan bernama Mehmed Aga untuk merancang masjid paling megah di dunia.

Ada yang menarik dari proses pembangunan masjid ini. Dulu, Sultan Ahmed memerintahkan sang arsitek untuk membangun masjid dengan 4 menara emas. Namun, sang arsitek justru membuat masjid dengan 6 menara karena salah menangkap perintah. Emas yang disebut ‘Altin’ dalam bahasa setempat malah terdengar ‘Alti’ atau ‘enam’,

Rupanya, kesalahan ini malah berbuah kekaguman dari sang Sultan. Ia merasa sangat puas dengan bangunan yang disebut sebagai salah satu karya arsitektur Muslim terbaik ini. Kepuasan sang Sultan memang terasa wajar karena masjid biru ini benar-benar terlihat mewah. Dari luar, terlihat 6 menara yang menjulang tinggi ke atas, kubah-kubah biru yang kokoh, dan dihiasi taman-taman cantik di sekitarnya. Di bagian dalam, keramik biru yang memancarkan cahaya, lampu-lampu mewah, dan kaligrafi karya Sayyi Kasim Gubari pun mengiasi setiap sudut masjid ini.

Sekarang, kedua bangunan ini adalah maskot Kota Istanbul yang terkenal sampai mancanegera. Saat kamu sedang cek promo hotel di Istanbul di internet, kedua bangunan ini sering mucul di halaman depan. Jadi kalau kamu sedang berada di Turki, wajib rasanya untuk mengunjungi kedua tempat ini sebagai bentuk pengakuan kalau kita pernah berkunjung ke Turki.

Tertarik untuk melihat salah satu bangunan bersejarah paling megah di dunia ini? Ayo cek promo hotel murah di Istanbul dari sekarang. Di sekitar Hagia Sophia dan Blue Mosque, kamu bisa cari hotel murah yang ada di Istanbul karena kedua bangunan megah ini berada di lokasi yang sangat strategis.

Maka dari itu, ayo cek promo hotel yang ada di sekitar Hagia Sophia dan Blue Mosque sekarang juga. Kamu bisa cari hotel murah di reservasi.com agar kamu mendapatkan kamar hotel terbaik di Istanbul dengan harga yang terjangkau.

5 komentar:

  1. kesalahan dalam membuat byknya menara yang justru malah membuatnya jadi lebih bagus, baru tau aku klo dlu hanya ingin 4 menara :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. begitulah, kadang yang tidak direncanakan justru berbuah manis :)

      Hapus
  2. Bersejarah sekali kota turki memang mas, penaklukan oleh sultan mahmed 2 atau terkenal dengan panggilan sultan muhammad al fatih menjadi sebuah prestasi tersendiri di catat dalam tinta emas sejarah keislaman

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepakat, selalu ada harapan untuk bisa travelling ke timur tengah, namun tetap berdoa semoga timur tengah akan damai tanpa ada konflik lagi :(

      Hapus
  3. wah saya sangat berharap bisa ke sini heheh ... sekalian belajar tentang kejayaan turki ottoman tempo dulu

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkomentar. Salam sukses selalu untukmu! Jangan bosan mampir di blog ini.

Diberdayakan oleh Blogger.