AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG MAKANAN YANG HALAL, SEHAT DAN BERGIZI, DAN BAHAYA MINUMAN KERAS

AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG MAKANAN YANG HALAL, SEHAT DAN BERGIZI,
DAN BAHAYA MINUMAN KERAS


A.        Menjelaskan  QS.Al-Baqarah : 172-173 dan QS. Al-Maaidah : 87-88 tentang makanan yang halal dan bergizi
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ (١٧٢)إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلا عَادٍ فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (١٧٣)  
Artinya :
172. Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.
173. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. tetapi Barangsiapa dalam Keadaan terpaksa (memakannya) sedang Dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, Maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.Al-Baqarah : 172-173)
QS. Al-Maaidah : 87-88
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ وَلا تَعْتَدُوا إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ (٨٧)وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلالا طَيِّبًا وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ (٨٨)
Artinya :
87. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.\
88. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya. (QS. Al-Maaidah : 87-88)


Penjelasan Materi  QS. AlBaqarah : 172-173
Orang Islam diperintahkan makan makanan yang baik-baik dan bersyukur kepada Allah SWT atas rizki yang diberikan-Nya. Ada dua perintah makan-makanan yang baik. Pertama : ditujukan kepada manusia pada umumnya dikarenakan perintah itu diringi dengan larangan mengikuti setan. Kedua ditujukan kepada orang mukmin saja agar mereka makan rizeki Allah SWT yang baik-baik. Disebabkan perintah ini diiringi dengan perintah mensyukuri.
Menurut penafsiran Umar bin Abdul Aziz yang dimaksud QS. AlBaqarah : 172 adalah segala macam usaha yang halal, bukan semata-mata makanan saja. Menurut jumhur ulama, makanan yang haram dimakan, haram pula diperjualbelikan, dikarenakan najis, kecuali ulama Hanafi dan Zahiri yang mengatakan bahwa segala yang dapat dimanfaatkan, boleh diperjualbelikan, seperti jual beli kotoran hewan dan sampah-sampah yang najis, karena dibutuhkan penggunaannya dikebun-kebun dan lain-lain.
Pada QS. AlBaqarah : 173  Allah SWT, menerangkan tentang hal-hal yang haram dimakan adalah:
  1. Bangkai
  2. Darah
  3. Babi
  4. Binatang yang disembelih tanpa menyebut asma Allah SWT

Orang Islam dilarang memakan bangkai, darah dan daging babi. Darah dan bangkai sudah jelas, karena di dalamnya banyak mengandung racun. Sedangkan mengenai daging babi menurut saintis, babi adalah binatang yang berbentuk seperti tong, dengan kaki yang pendek. Babi hutan yang saat in i diduga sebagai nenek moyang babi peliharaan. Babi hutan dapat berlari sangat cepat dan pandai berenang. Mereka termasuk pemakan segala macam makanan, mulai dari rumput sampai bangkai. Bahkan babi ternak menyukai kotorannya sendiri. Dengan demikian, bukan persoalan kebersihan peternak babi yang perlu dibicarakan, akan tetapi memang babi secara alami bukan binatang yang bersih. Bagaimanapun canggihnya sistem kebersihan yang diterapkan, sifat babi tersebut tidak berubah.
QS. AlBaqarah : 173  Allah SWT, menerangkan tentang hal-hal yang haram dimakan adalah:
1.    Bangkai
2.    Darah
3.    Babi
4.    Binatang yang disembelih tanpa menyebut asma Allah SWT

Beberapa penyakit  yang ditimbulkan babi adalah wabah virus flu burung, menularkan penyakit influensa, radang otak (Japanese B Encephalitis), peradang mulut dan hati ( Stomatitis dan Myocarditis), cacing Trichine yang dapat masuk dan berdiam di tubuh manusia selama bertahun-tahun.
Lemak babi mengandung complicated fats antara lain triglycerides, dan dagingnya mengandung kolestrol yang sangat tinggi, mencapai lima belas kali lipat lebih banyak dari daging sapi. Dalam Encylopedia Americana dijelaskan  perbandingan antara kadar lemak yang terdapat pada babi, domba, dan kerbau. Dalam kadar berat yang sama,  babi mengandung 50% lemak, domba 17%, dan kerbau tidak lebih dari 5%.
Beberapa bagian babi diketahui dapat digunakan untuk menggantikan organ manusia. Misalnya saja katup jantung babi adalah pengganti katup jantung manusia yang terbaik. Tetapi perlu dicermati, karena babi juga merupakan tempat hidupnya banyak bakteri, virus dan parasit yang berbahaya untuk manusia, maka kemungkinan akan menulari manusia yang menerima organ babi tersebut menjadi sangat tinggi.

Kesimpulan ;

1.       Allah memerintahkan agar orang mukmin memakan rezeki yang baik-baik dan mensyukuri nikmat Allah SWT
2.       Makanan yang diharamkan Allah adalah bangkai, darah, daging babi dan binatang yang disembelih dengan menyebut selain nama Allah SWT.
3.       Bagi orang-orang yang berada dalam keadaan darurat, dibolehkan memakan makanan yang diharamkan oleh Allah SWT, untuk menyelamatkan dirinya.
4.       Beberapa penyakit  yang ditimbulkan babi adalah wabah virus flu burung, menularkan penyakit influensa, radang otak (Japanese B Encephalitis), peradang mulut dan hati ( Stomatitis dan Myocarditis),

QS An-Nahl : 66, 68-69 tentang pentingnya makanan sehat dan bergizi

وَإِنَّ لَكُمْ فِي الأنْعَامِ لَعِبْرَةً نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ (٦٦)
66. dan Sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (QS An-Nahl : 66)

وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالأعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا حَسَنًا إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ (٦٧)وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ (٦٨)ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلا يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ (٦٩)
68. dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",
69. kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.       (QS An-Nahl : 68,69)


a.    Penjelasan Materi QS An-Nahl : 66
Allah SWT meminta perhatian para hamba-Nya agar memperhatikan binatang ternak karena sesungguhnya pada binatang ternak itu terdapat pelajaran yang berharga yaitu bahwa Allah SWT memisahkan susu dari darah dan kotoran. Binatang ternak itu memakan rerumputan, lalu dari makanan itu dihasilkan darah kotoran. Di antara keduanya, Allah SWT memproduksi susu yang bersih dan bergizi. Itu menunjukkan bahwa Allah SWT maha kuasa dan Maha luyas Rahmat-Nya bagi para hamba-Nya.
Secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa pada buah dada binatang menyusui terdapat sebuah kelenjar yang berfungsi untuk memproduksi air susu. Melalui urat-urat nadi atau arteri, kelenjar-kelenjar itu mendapatkan pasokan berupa zat yang terbentuk dari darah dan zat-zat dari sari makanan yang telah dicerna (chyle). Kedua komponen ini tidak dapat dikonsumsi secara langsung. Kelenjar air susu akan memproses kedua komponen ini dengan enzim-enzim yang ada, dan menghasilkan air susu yang dapat dikonsumsi secara langsung. Air susu yang dihasilkannya mempunyai warna dan aroma yang sama sekali berbeda dengan zat aslinya.
Air susu ibu (ASI) memiliki komponen yang tepat guna memenuhi keperluan nutrisi bayi dan perlindungan terhadap penyakit yang mungkin timbul. Perimbangan nutrisi yang terkandung di dalam ASI sangatlah ideal bagi tubuh bayi yang masih sangat muda. Pada saat yang sama, susu bayi juga mengandung nutrien yang memacu perkembangan otak dan sistem syaraf. Susu bayi buatan yang dibuat berdasarkan tekhnologi tinggi saat ini tidak dapat menggantikan makanan bayi yang  satu ini.
Unsur anti infeksi lainnya adalah bahwa ASI memberikan lingkungan yang baik untuk tumbuhnya bakteri yang ”Baik” yang diberi nama ’normal flora”. Peran dari bakteri ini adalah menjadi pelindung terhadap bakteri, virus dan parasit penyebab penyakit. Lebih lanjut, ASI juga mengatur terjadinya sistem imunitas (kekebalan tubuh) terhadap berbagai penyakit infeksi.
Secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa pada buah dada binatang menyusui terdapat sebuah kelenjar yang berfungsi untuk memproduksi air susu
Dalam hal ini, kita analisisn bahwa sebagai generasi penerus perjuangan terdahulu harus bisa menteladani hakikat sebenarnya binatang ternak yang didalamnya terdapat pelajaran yang berharga buat kita semua. Seperti lebah yang memiliki sifat-sifat yang baik diantaranya menghisap saripati bunga tanpa merusaknya. Sesuai dengan akar katanya, lebah memiliki sifat yang baik dan patut dicontoh oleh orang-orang mukmin, dikarenakan memberikan hasil yang baik kepada orang lain, baik dalam ucapan maupun perbuatan.

b. Penjelasan materi QS An-Nahl: 68
Aristoteles adalah orang pertama yang menekuni dan mempelajari lebah madu. Walaupun banyak teorinya yang tidak masuk akal, apabila dikaji dengan pengetahuan saat ini, namun harus diakui bahwa dialah pioner dalam penelitian dan pengungkapan perikehidupan lebah. Perhatian manusia diperkirakan sudah dimulai antara 8.000 sampai 15.000 tahun yang lalu. Banyak lukisan-lukisan di dinding gua prehestorik yang memperlihatkan bagaimana manusia memanen madu dari sarang lebah madu. Pemeliharaan lebah diduga dimulai di mesir sekitar tahun 2400 SM.                 
Buatlah sarang-sarang dibukit-bukit, dipohon-pohon, kayu, dan ditempat-tempat yang dibikin manusia. Kelompok lebah diperkirakan terdiri atas, paling tidak, 20.000 jenis. Masing-masing jenis memiliki cara sendiri-sendiri dalam membuat sarangnya. Mereka menggunakan   semua sarana, mulai dri gua-gua yang terletak dipegunungan, lubang-lubang pada pohon tua, atau membuat sarang sendiri dan menggantungkannya pada cabang pohon. Mengingat ayat ini ditujukan khusus untuk lebah madu.
Sarang lebih madu, atau lebah pada umumnya, merupakan tempat yang strategis dan sentral untuk seluruh kehidupan kelompok. Mulai dari tempat mengasuh anakan 9larva) sampai dengan pusat informasi, semuanya ada di sarang.
Sarang lebah madu terdiri atas bilik-bilik yang berupa lubang-lubang segi enam (hexagonal) yang nyaris sempurna. Para ahli konstruksi mengakui bahwa bentuk  segi enam adalah bentuk yang paling kuat, menghemat bahan dan ruangan. Bentuk tersebut juga mencegah serangga lain masuk di sela-sela bilik dan membuat sarang.
Dalam ayat diatas, petunjuk Allah SWT adalah untuk membuat sarang (lebah) pada tempat-tempat yang dibuat manusia.
Ini artinya bahwa Allah SWT menolong manusia untuk membudidayakan dan memanfaatkannya segala yang ada di dunia.

c. Penjelasan Materi QS An-Nahl : 69
Bahan utama yang dijadikan makanan lebah madu adalah nektar, suatu cairan manis yang terdapat pada bunga, sedangkan jenis-jenis lebah lainya ada juga yang memperoleh makanan dari sari buah-buahan.
Allah selalu meminta perhatian para hamba_Nya agar memikirkan bagaiman Allah telah memberikan kemahiran kepada lebah untuk mengumpulkan makanan dari berbagai macam bunga-bungaan dan mengubahnya menjadi madu yang tahan lama dan bergizi. Kemahiranan ini diwariskan lebah secara turun-temurun.
Lebah-lebah mengisap makanan dari bunga-bungaan kemudian masuk ke dalam perutnya dan dari perutnya dikeuarkan madu yang bermacam-macam warnanya. Ada yang putih, ada yang kekuning-kuningan, dan ada pula yang kemerah-merahan, sesuai dengan jenis lebah itu dan bunga-bungaan yang ada di sekitarnya.
Di antara manfaat madu ialah untuk ketahanan tubuh dan mungkin pula sebagai obat berbagai penyakit. Hal ini dapat diterima oleh ilmu pengetahuan, antara lain karena madu mudah dicerna dan mengandung berbagai macam vitamin.
Beberapa manfaat yang diberikan lebah sebagai berikut :
  1. Madunya merupakan minuman yang lezat berguna bagi kesehatan, sarangnya dapat dibuat lilin, bahan untuk membatik, dan lain-lain.
  2. Lebah membantu penyerbukan bunga sehingga menjadi pembuahan.
Beberapa manfaat yang diberikan lebah :
a.       Madunya merupakan minuman yang lezat
b.       Lebah membantu penyerbukan bunga



Kesimpulan

  1. Tanda-tanda kekuasaan dan keesaan Allah yang dapat dilihat dari ciptaan_Nya ialah :
a.    Menurunkan hujan yang menumbuhkan berbagai macam tanaman.
b.    Menghasilkan air susu yang bersih dari antara darah dan kotoran binatang-binatang ternak.
c.     Menghasilkan berbagai macam buah-buahan yang sangat lezat dan bisa dibuat menjadi minuman memabukkan yang diharamkan dan minuman baik yang dihalalkan.
d.    Memberikan naluri kepada lebah untuk membuat sarang yang kokoh dan madu yang  menyehatkan.
  1.  Tanda-tanda kekuasaan itu hanyalah dapat dibaca oleh orang-orang yang mempergunakan akal pikirannya.

B.    QS. Al-Baqarah : 219 dan Al-Maaidah : 90-91 Tentang Menghindari Bahaya minuman keras dan perbuatan keji.
يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ (٢١٩)
219. mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: " yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir, (QS. Al-Baqarah : 219)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأنْصَابُ وَالأزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (٩٠)إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ (٩١)
90. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
91. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). ( QS. Al-Maaidah : 90-91)


Asbabun Nuzul QS. Al-Baqarah : 219

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari abu hurairah diterangkan sebab turun ayat ini sebagai berikut : Ketika Rasulullah SAW telah berada di madinah dilihatnya para sahabat ada yang minum khamr dan berjudi, dan hal itu sudah menjadi kebiasaan mereka sejak nenek moyang mereka. Para sahabat bertanya kepada Rasululloh SAW mengenai hukumnya, maka turunlah ayat ini. Mereka memahami dari ayat-ayat ini bahwa minum khamr dan berjudi itu tidak diharamkan oleh agama Islam, melainkan hanya dikatakan bahwa bahayanya lebih bebsar, lalu mereka masih terus minum khamr. Ketika waktu sholat maghrib, tampillaj Yuhdi, seorang Muhajirin menjadi imam. Di dalam sholat, bacaanya banyak yang salah karena dia sedang mabuk sesudah  minum khamar, maka turunlah firman Allah SWT yang artinya: Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mendekati sholat, ketika kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan… (Annisa 4:43)
Sesudah turun ayat yang melarang khamar ini, turun ayat yang lebih tegas lagi menyuruh mereka berhenti sama sekali dari meminum khamar.


Penjelasan Materi QS. Al-Baqarah : 219
Larangan minum khamr, diturunkan secara berangsur-angsur. Sebab minuman khamr itu bagi orang Arab sudah menjadi adat kebiasaan yang mendarah daging sejak jaman jahiliah. Kalau dilarang sekaligus dikhawatirkan akan sangat memberatkan bagi mereka.
Mula-mula dikatakan bahwa dosanya besar, kemudian dikatakan orang mabuk tidak boleh mengerjakan sholat dan terakhir dikatakan bahwa minuman khamr itu adalah keji dan termasuk perbuatan setan. Kemudian mereka dicela dengan mengatakan, ‘apakah kamu belum mau juga berhenti meminumnya? Tegasnya : minum khamr dan main judi itu dilarang, dan haram hukumnya.
Yang dimaksud dengan khamar menurut pendapat jumhur ulama adalah semua minuman yang memabukkan, walaupun terbuat dari bahan apa saja. Jadi minum apa saja yang memabukkan, hukumnya haram, baik sedikit ataupun banyak, semua ahli kesehatan sependapat, baik dulu maupun sekarang, bahwa minum khamar itu banyak sekali bahayanya. Allah SWT tidak akan melarang sesuatu, kalau tidak berbahaya bagi manusia.
Minuman khamar sudah tidak diragukan bahwa itu berbahaya bagi kesehatan, akal pikiran dan urat syaraf, serta harta benda dan keluarga. Minuman khamar sama dengan menghisap candu, narkotika, dan obat-obatan terlarang (narkoba) yang menimbulkan ketagihan. Seseorang yang telah ketagihan minuman khamar, baginya tidak ada nilainya harta benda, berapa saja harga khamr itu akan dibelinya.
Dengan demikian, khamar membahayakan dalam pergaulan masyarakat, menimbulkan permusuhan, perkelahian, dan sebagainya. Rumah tangga akan kacau, tetangga tidak aman dan masyarakat akan rusak karena minum khamar. Penyakit kecanduan khamr erat sekali hubungannya dengan segala perbuatan maksiat dan kejahatan. Seorang yang sudah mabuk, tidak akan malu-malu berzina di tempat-tempat maksiat seperti night club, bar dan lain-lain. Kedua perbuatan mesum itu biasa disatukan tempatnya. Bahaya minum khamar akan lebih besar kalau sudah bercampur dengan zina. Bukan saja menghambur-hamburkan harta dan berfoya-foya memperturutkan hawa nafsu, tapi segala macam penyakit kelamin akan merebak, lahirnya anak-anak tanpa bapak yang sah, serta pembunuhan bayi-bayi yang tidak berdosa.  Pekerjaan seperti ini merupakan perbuatan yang terkutuk yang tidak berprikemanusiaan, perbuatan keji yang lebih keji dari perbuatan hewan.
Sebagaimana halnya minum khamar, Allah SWT juga melarang main judi sebab bahayanya lebih besar daripada manfaatnya. Judi ialah semua permainan yang menggunakan pertaruhan yang kalah harus membayar kepada yang menang. Taruhan itu berupa apa saja: uang, barang-barang dan lain-lain. Bahaya main judi tidak kurang dari bahay minum khamar. Main judi cepat sekali menimbulkan permusuhan dan kemarahan, dan tidak jarang menimbulkan pembunuhan. Bahaya itu sudah terbukti sejak dahulu sampai sekarang.
Bilamana di suatu tempat telah berjangkit perjudian, maka ditempat itu selalu terjadi perselisihan, permusuhan dan  pembunuhan. Pekerja nekad, kerap kali terjadi pada pemain-pemain judi, seperti bunuh diri, merampok,dll, lebih-lebih bila ia mengalami kekalahan.
Khamar membahayakan dalam pergaulan masyarakat, menimbulkan permusuhan, perkelahian, dan sebagainya. Rumah tangga akan kacau, tetangga tidak aman dan masyarakat akan rusak karena minum khamar
Judi adalah perbuatan berbahaya, akibat berjudi seseorang yang baik dapat menjadi jahat, malas mengerjakan ibadah, dan jenuh hatinya dari mengingat Allah SWT. Dia jadi malas, pemarah, matanya merah, dan badannya lemas. Dengan sendirinya akhlaknya menjadi rusak, tidak mau bekerja untuk mencari rizki dengan jalan yang baik, dan selalu mengharap kalau-kalau mendapat kemenangan. Dalam sejarah perjudian, tidak ada orang yang kayak arena judi. Malahan sebaliknya yang terjadi, banyak orang kaya tiba-tiba jatuh miskin dan melarat karena berjudi. Banyak pula rumah tangga yang bahagia, tiba-tiba hancur berantakan karena judi.
Allah SWT menganjurkan agar seseorang berusaha mencari rizki untuk keperluan anak dan istri serta orang-orang yang di bawah tanggungannya. Tapi kalau rizki yang diberikan Allah SWT sudah lebih dari kebutuhan tersebut, Allah SWT menganjurkan agar ia berinfak, yaitu memberikan sebagian dari kelebihan harta itu untuk keperluan fi sabilillah. Umpamanya untuk membangun rumah-rumah ibadah, seperti masjid, musholla atau untuk membangun rumah-rumah yatim atau pendidikan.
Dalam memelihara anak yatim, tergantung kepada kemampuan yang memelihara, namun yang pokok adalah terjaminnya keselamatan anak-anak yatim tersebut, dan jangan sampai mereka itu tersia-sia, baik mengenai keperluan makan minumnya, lebih-lebih mengenai harta bendanya, bila ada. Itu harus dipelihara sebaik mungkin.


Kesimpulan

  1. Allah SWT melarang minum khamar dan main judi karena sangat besar bahayanya
  2. Menafkahkan atau bersedekah yaitu memberikan sebagian dari harta yang sudah berlebihan dari keperluan pokok sehari-hari sangat dianjurkan
  3. Berbuat baik kepada anak yatim adalah suatu kebajikan, yaitu memelihara mereka. Bersama-sama tinggal serumah lebih baik dan lebih terjamin pemeliharaannya sebab dengan demikian anak yatim sudah merupakan anggota keluarga.
Akibat berjudi seseorang yang baik dapat menjadi jahat, malas mengerjakan ibadah, dan jenuh hatinya dari mengingat Allah SWT. Dia jadi malas, pemarah, matanya merah, dan badannya lemas. Dengan sendirinya akhlaknya menjadi rusak


QS. Al-Maaidah : 90-91

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأنْصَابُ وَالأزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (٩٠)إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ (٩١)
90.  Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
91.  Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). ( QS. Al-Maaidah : 90-91)

Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan Apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya Ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. setelah ditulis masing-masing Yaitu dengan: lakukanlah, jangan lakukan, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka'bah. bila mereka hendak melakukan sesuatu Maka mereka meminta supaya juru kunci ka'bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti Apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, Maka undian diulang sekali lagi.



Penjelasan materi QS. Al-Maaidah : 90-91

Allah menjelaskan hukum-hukum-Nya mengenai empat macam perbuatan adalah minum khamar, berjudi, mempersembahkan kurban kepada patung-patung dan mengundi nasib dengan menggunakan alat-alat yang menyerupai anak panah yang biasa dilakukan oleh bangsa Arab sebelum datangnya agama Islam.

Mengenai pengharaman minum khamar, para ahli tafsir berpendapat bahwa ayat ini merupakan tahap terakhir dalam menentukan hukum haramnya meminum khamar. Al-qur’an mengemukakan hukum meminum khamar itu dalam empat tahap diantaranya :
Pertama : berupa informasi tentang adanya kandungan alkohol pada buah anggur pada surah an-Nahl : 67
وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالأعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا حَسَنًا إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ (٦٧)

Artinya : dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.

Kedua : Manfaat dan madarat minuan keras ; pada QS. Al-Baqarah : 219 :
يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ (٢١٩)
Artinya : mereka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: " yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,
Allah menjelaskan hukum-hukum-Nya mengenai empat macam perbuatan adalah minum khamar, berjudi, mempersembahkan kurban kepada patung-patung dan mengundi nasib. Ayat ini turun pada masa permulaan Islam, ketika iman kaum muslimin belum begitu kuat untuk dapat meninggalkan apa yang telah menjadi kegemaran dan kebiasaan mereka, yang sebenarnya tidak dibolehkan oleh aama Islam. Maka setelah turun ayat ini, sebagian dari kaum muslimin telah meninggalkan kebiasaan minum khamar karena ayat tersebut telah menyebutkan bahwa perbuatan itu merupakan dosa besar.
Akan tetapi sebagian masih melanjutkan kebiasaan inum khamar, karena menurut pendapat mereka ayat itu belum melarang mereka dari perbuatan itu, karena masih menyebutkan bahwa khamar itu mengandung banyak manfaat bagi manusia.
Alkhohol atau khamar yang dimaksud adalah etanol yang diproduksi dengan fermentasi sari buah seperti anggur, nanas dan sebagainya. Juga dapat diproduksi dari tetes, limah dari pabrik gula tebu, dan ini merupakan bahan baku yang paling banyak digunakan untuk memproduksi alkohol di Indonesia.

Ketiga : Larangan melaksanakan shalat ketika mabuk, QS.an-Nisa :43
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَقْرَبُوا الصَّلاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلا جُنُبًا إِلا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّى تَغْتَسِلُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا (٤٣)
43. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam Keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam Keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, Maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Pengampun.

Menurut sebahagian ahli tafsir dalam ayat ini termuat juga larangan untuk bersembahyang bagi orang junub yang belum mandi.
Ayat ini melarang mereka melakukan sholat dalam keadaan mabuk, maka ini berarti bahwa mereka tidak dibolehkan minum khamar sebelum sholat, agar mereka dapat melakukan sholat dalam keadaan tidak mabuk.
Perlu diketahui bahwa alkohol adalah minuman berenergi tinggi tetapi tanpa gizi atau disebut ”epty calories”. Juga alkohol penyebab tubuh tidak dapat menyerap vitamin dan ineral atau keduanya dibuang ke dala urin. Akibatnya pemabuk menjadi malnutrisi. Dan ini pula penyebab utama bahwa anak-anak para peminum atau pemabuk menderita cacat fisik atau mental karena sperma atau ovumnya kekurang gizi.
Detoksikasi alkohol dalam tubuh oleh lever terus enerus dapat merusak sel-sel. Kerusakan sel akan mengganggu kinerja lever. Selain itu kelebihan lemak disimpan dalam hati yang dapat menyebabkan kanker hati atau cirrosis yang belum ada obatnya.
Alkohol merusak sistem syaraf, melemahkan koordinasi otot dan atau (penyebab kecelakaan). Juga menghilangkan ingatan sehingga melakukn segala kejahatan tanpa kesadaran, seperti memperkosa, berkelahi, merampok dan membunuh.
Mengundi nasib, juga suatu perbuatan yang telah lama dikenal manusia, bahkan sampai sekarang masih dilakukan dan dipercayai oleh sebagian orang. Ada berbagai cara yang digunakan untuk keperluan itu. Ada kalanya dengan menggunakan alat, atau dengan menelitik telapak tangan, atau dengan memperhatkan tanggal dan hari kelahiran bintang-bintang, sebagaimana sering dicantumkan dalam majalah hiburan atau surat-kabar. Bangsa arab di zaman jahiliyah biasa mengundi nasib dengan menggunakan azlam, yaitu anak panah yang belu memakai bulu. Mereka menggunakannya untuk mengambil keputusan apakah mereka akan melakukan sesuatu perbuatan atau tidak. Caranya adalah meeka mengambil tiga buah anak panah yang belum emakai bulu tersebut lalu pada anak panah yang pertama mereka tuliskan kata-kata ”lakukanlah” sedang pada anak panah yang kedua meeka tuliskan kata-kata ”jangan lakukan” adapun anak panah yang ketiga tidak ditulisi apa-apa. Ketiga anak panah tersebut diletakkan dala suatu wadah lalu disimpan di dalam Ka’bah. Bila mereka hendak melakukan satu pekerjaan, maka mereka meminta kepada tukang kunci Ka’bah untuk mengambil satu di antara ketiga anak panah tersebut.
Alkohol merusak sistem syaraf, melemahkan koordinasi otot dan atau (penyebab kecelakaan), menghilangkan ingatan sehingga melakukn segala kejahatan tanpa kesadaran. Apakah mereka akan melakukan perbuatan itu atau tidak, tergantung kepada ulisan yang didapati pada anak panah yang diambil itu. Jika ternyata bahwa yang diambil itu adalah anak panah yang tidak ada tulisannya, maka undian itu diulang sekali lagi. Demikianlah mereka menggantungkan nasib kepada undian tersebut dan mereka sangat mempercayainya.
Pada akhir ayat ini Allah SWT memerintahkan agar orang beriman menjauhi minuman khamar, berjudi, berkorban untuk patung-patung serta mengundi nasib, diharapkan dengan menjauhi perbuatan-perbuatan itu, mereka akan menjadi orang-orang yang sukses dan beruntung di dunia dan akhirat.
إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ (٩١)
Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (al Maidah:91)

Ayat ini menyebutkan alasan mengapa Allah SWT mengharamkan meminum khamar dan berjudi bagi orang mukmin diantaranya :
1.       Dengan kedua perbuatan itu setan ingin menimbulkan permusuhan dan rasa saling membenci di antara sesama manusia
2.       Akan melalaikan mereka dari mengingat Allah dan Sholat.



KESIMPULAN

1.       Allah SWT melarang orang beriman mengkonsumsi khamar, narkoba dan obat-obat adiktif lainnya, berjudi, menyembelih korban untuk berhala-berhala, serta mengundi nasib dengan menggunkan anak panah dan lain sebagainya, serta menegaskan bahwa perbuatan-perbuatan tersebut adalah keji, dan termasuk perbuatan setan yang harus dijauhi ole orang beriman agar mereka memperoleh keberuntungan dunia dan akhirat.
2.       Dengan membujuk manusia untuk minum khamar dan berjudi, serta bermaksud menimbulkan permusuhan dan rasa saling membenci di antara mereka, serta  melalaikan mereka dari ibadah dan mengingat Allah SWT. Maka selayaknyalah orang mukmin menjauhi perbuatan itu.
3.       Allah SWT memperingatkan orang beriman agar senantiasa mematuhi hukum-hukum Allah SWT dan Rasul-Nya. Allah SWT mengancam orang-orang yang menyeleweng dari hukum-hukum yang telah diturunkan-Nya.
4.       Perbuatan-perbuatan buruk di masa lalu sebelum masuk Islam dapat dihapuskan dosanya dengan keimanan, ketaqwaan, amal soleh, dan kebajikan yang dilakukan terus menerus setelah orang yang bersangkutan mengetahui adanya larangan agama terhadap perbuatan yang buruk itu



2 komentar:

  1. Sangat bermanfaat dalam memahami ayat-ayat ALLAH dan sunnah Rasulullah

    BalasHapus

* Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar yang relevan dengan isi artikel
* Berikan tanda centang pada "beri tahu saya" untuk mendapat notif balasan
Terima kasih sudah mampir, ditunggu kunjungan berikutnya !

Diberdayakan oleh Blogger.